
Ceritanya ini saya mau membeli mobil bekas tapi berkualitas. Tapi karena belum mempunyai uang, jadinya saya berhutang sama teman, sebut saja namanya eyang subur. Dari eyang subur ini saya dapat pinjaman 50 juta. Karena mobil yang saya incar harganya 97 juta, jadi uangnya masih kurang. Jadilah saya hutang lagi ke teman yang lain, sebut saja namanya eyang sabar (biar teman saya udah pada eyang, tapi saya nggak setua itu kok…cius… ). Dari eyang sabar ini saya dapat pinjaman lagi 50 juta, sehingga total uang di tangan ada 100 juta. Kemudian uang 100 juta itu saya pakai buat beli mobil seharga 97 juta, sehingga masih ada sisa uang 3 juta. Karena 2 teman saya itu sudah pada bau tanah, makanya saya nggak mau punya utang banyak-banyak, sehingga sisa uang yang 3 juta itu saya kasihkan lagi ke mereka masing-masing 1 juta, dan sisanya yang 1 juta lagi saya pegang, rencananya buat kursus menjahit (antisipasi kalau nanti ban mobil bocor kan bisa saya jahit sendiri
).
Akhir cerita, total hutang saya ke eyang subur adalah sebesar 49 juta dan hutang saya ke eyang sabar juga 49 juta. Sehingga total hutang saya ke eyang-eyang ini adalah sebesar 98 juta. Jika ditambah dengan sisa uang yang saya pegang yaitu 1 juta, maka totalnya menjadi 99 juta. Lha kan saya jadi bingung, di awal tadi kan jumlah uangnya ada 100 juta, tapi kenapa bisa tinggal 99 juta. Kemana uang yang sejuta lagi?
Yang komentar