Saya pernah baca cerita ini, tapi lupa entah di mana. Jadi biar isi ceritanya gak ikutan lupa, saya ceritakan kembali dengan bahasa saya sendiri.
Suatu hari seorang pria menemui Sokrates dan berkata, “Tahu tidak apa yang baru saja saya dengar tentang teman anda?”
“Anda nanya saya, lha saya nanya siapa?,” jawab Sokrates.
“Kalau begini situ saya beritahu.ehh..maksud saya kalau begitu sini saya beritahu.”
“Eits…tunggu dulu“, Sokrates menyergah pria itu dengan bergaya seperti alfito deannova yang menyergah narasumbernya untuk memberi komentar dan mempersilahkan commercial break lewat. Sokrates mengeluarkan rokok klobotnya dan menciumi aromanya sebelum dinyalakan.
“Sebelum anda memberitahu saya, saya ingin anda melewati sebuah ujian kecil yang saya sebut ujian SARINGAN TIGA KALI.” Sokrates berkata sambil mengacungkan tiga jarinya, jempol, jari telunjuk dan jari kelingking.
“Saringan tiga kali?” tanya pria itu.
“Yoi.” Lanjut Sokrates, “Sebelum anda bercerita tentang teman saya, ada baiknya kalau anda meluangkan waktu sejenak untuk menyaring apa yang akan anda katakan. Saringan yang pertama yaitu tentang KEBENARAN. Saya ingin tanya, sudah pastikah anda bahwa apa yang akan anda ceritakan kepada saya itu sesuatu yang benar?”
“Tidak”, pria itu menjawab. “Sebenarnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukan pada anda.”
“Mmmm…jadi anda tidak tahu apakah yang ingin anda ceritakan itu benar atau tidak. Sekarang kita coba saringan yang kedua yaitu tentang KEBAIKAN. Apakah yang ingin anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?” Sokrates bertanya.
“Tidak, justru sebaliknya, saya ingin mengatakan sesuatu yang buruk tentang teman anda.” jawab pria itu.
Sokrates mengelus-elus dagunya. “Jadi anda ingin mengatakan sesuatu yang buruk tentang teman saya dan anda juga tidak yakin kalau itu benar atau tidak. Mungkin anda masih bisa melewati saringan yang ketiga yaitu tentang KEGUNAAN. Apakah yang ingin anda beritahukan pada saya itu akan berguna buat saya?”
Pria itu menjawab, “Sepertinya sih tidak.”
“Kalau begitu mari kita simpulkan”, kali ini Sokrates bergaya seperti mario teguh dengan mengeluarkan PDA-nya.
“Sahabat super…jika apa yang akan anda katakan pada saya itu tidak pasti kebenarannya, tidak baik dan bahkan tidak ada gunanya buat saya, lalu kenapa anda ingin menceritakannya pada saya?”
Petuah:
Sebuah panah yang telah melesat dari busurnya dan membunuh jiwa yang tak bersalah, atau kata-kata yang telah diucapkan yang menyakiti hati seseorang, keduanya tidak pernah bisa ditarik kembali. Jadi sebelum berbicara, gunakanlah Saringan Tiga Kali.

PERTAMAX..!! Akhirnya aku bisa pertamax bunda… Nice post. (komentar ini telah lolos uji saringan 3 kali)