Lagu tanpa judul buat ibu
![]()
Mungkin saja aku ini latah, ikut-ikutan menyemarakkan hari ibu, bikin postingan dengan tema “ibu”. Tapi kapan lagi momen yang pas kalau gak sekarang. Tanggal 22 desember yang hanya berlangsung sehari dalam setahun boleh jadi hanya sebuah representasi dari 365 hari yang tentu saja tidak pernah dilewatkan seorang ibu tanpa curahan kasih sayang kepada anaknya. Justru si anak yang sering melewatkan beberapa hari dalam setahun tanpa mengucap terima kasih kepada ibunya. Mungkin karena itulah, Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu, untuk merepresentasikan seluruh hari dalam setahun, sebagai kesempatan buat seorang anak di indonesia untuk sekedar mengucap terima kasih pada ibu.
Buat aku, ibu bukan wanita terhebat, bukan wanita terbaik, bukan wanita heroik selayak wonder woman. Tapi di atas segalanya, ibu adalah wanita paling tulus, paling ikhlas melindungi, merawat dan menumbuhkanku. Tak henti mencurahkan kasih sayang kepada anak-anaknya, meski aku dan saudaraku sering berkata “tidak” pada ibu. Ibu pernah cerita, dulu sewaktu masih mengandung aku, ibu sering melakukan puasa. Bukan karena ingin menjalani sunnah rasul, tapi lebih karena ingin berkompromi dengan keadaan yang agak menyesakkan waktu itu. Ibuku memang bukan seorang pemeluk agama yang teramat taat, tapi semoga semua kebaikannya bisa jadi nilai tersendiri dan bisa melipatgandakan nilai ibadahnya yang tak seberapa.
…..
kata mereka diriku slalu dimanja
kata mereka diriku slalu ditimang
oh bunda….ada dan tiada dirimu kan selalu ada di dalam hatiku
…..
Itu sedikit cuplikan lagu “bunda” dari melly goeslaw. Ada juga lagu lawas dari iwan fals yang berjudul “ibu”.
ribuan kilo jalan yang kau tempuh
lewati rintangan untuk aku anakmu
ibuku sayang masih terus berjalan
walau tapak kaki penuh darah penuh nanah
…..
Ternyata aku juga pernah bikin lagu buat ibu sekitar 6 tahun yang lalu, tapi belum sempat direkam. Ini cuplikan liriknya.
satu yang kugambar
dari wajahmu yang tampak mengharu
kasih tanpa batas mengalir slalu
dari tuturmu
…..
semoga sang waktu tak melunturkan jati dirimu
kan terukir slalu nama sederhana dalam hatiku
…..
mungkin surga tak nampak di kakimu
saat sujudku untukmu
namun cinta itu kan slalu ada
sampai di akhir masa
You’re currently reading “Lagu tanpa judul buat ibu”, an entry on Blog e Manik Arum
- Published:
- 23.12.09 / 12pm
- Category:
- Surat kaleng
Baca juga ya...
- Post Navigation:
- « Bencana alam terdahsyat sepanjang sejarah
Disc Drop »
Numpang lewat »




