Tadinya saya mau nengokin blog sekedar melihat jumlah pengunjung yang nyasar, tapi yang nongol malah beginian “Bandwidth Limit Exceeded bla bla bla……”. Tapi gapapa, itu bukan masalah yang harus bikin panik. Dan untuk menyibukkan diri, saya pun mampir ke alexa.com sekedar ngecek alexa rank-nya blog e manik arum. Dan dari situ saya nemu situs yang menyimpan rekaman bagaimana tampilan website di masa lalu. Untuk bahan percobaan pertama saya masukkan situs Google. Dan beginilah tampilan website perusahaan yang didirikan oleh Sergey M. Brin dan Lawrence E. Page yang masih dalam versi beta di bulan desember tahun 1998.

Kalau dibandingin dengan Google yang sekarang (2010) tampilannya memang hampir sama, cuma google yang sekarang sudah support basa jawa, bahkan beberapa kosakata bahasa jawanya udah kromo inggil. muuanteb tuenan…. Saya juga heran, kenapa banyak pengguna internet (termasuk saya sendiri) yang menyebut Google dengan ‘mbah’? padahal usianya masih muda banget, gak lebih dari separo umurku.

Tampilan Google di awal masa kelahirannya sudah lumayan, gambar logonya sudah ada efek emboss dan drop shadow. Beda dikit sama kepunyaan perusahaan bentukan Jerry Yang dan David Filo yang konon katanya memiliki kepanjangan “Yet Another Hierarchical Officious Oracle” (Yahoo) yang ‘cool’ abis. Screenshot ini merupakan replika situs Yahoo pada bulan oktober 1996.

Setelah melihat penampakan raksasa Google dan Yahoo di masa balitanya, saya pun penasaran ingin tahu bagaimana sejarah penampakan situs-situs populer yang lain dan juga yang sama sekali gak populer seperti blog saya ini, meskipun ternyata blog yang gak jelas ini belum ada di database-nya. Lalu bagaimana ya penampakan website yang pertama kali ada setelah World Wide Web (WWW) diciptakan, pertanyaan itu yang kemudian muncul di kepala saya. Ternyata website yang pertama kali ada dalam sejarah manusia adalah nxoc01.cern.ch yang dibuat di akhir tahun 1990, dan halaman yang pertama kali diciptakan yaitu http://nxoc01.cern.ch/hypertext/WWW/TheProject.html. Meskipun website ini sudah lama sekali almarhum, tapi replikanya masih ada dan bisa dilihat di sini.
Umur web ternyata juga gak lebih tua dari umurku, yaitu sekitar 20 tahun. Web pertama kali diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee bersama dengan Robert Cailliau pada tahun 1990. Pada saat yang bersamaan Tim Berners-Lee juga memperkenalkan web browser pertama yang diberi nama ‘WorldWideWeb’ (untuk melihat scrennshot-nya, klik di sini). Meskipun browser ini sudah memiliki GUI (Graphical User Interface), tapi dia belum bisa menampilkan website yang mengandung atau meng-embed gambar di dalamnya. Kemampuan untuk menampilkan gambar/image yang di-embed ini diperkenalkan oleh browser NCSA Mosaic versi 2.0 di awal tahun 1994. Browser Mosaic ini mengakhiri masa tugasnya sejak tahun 1997, dan pada saat itu browser baru sudah banyak yang menggantikan seperti Opera, Windows IE, Macintosh IE (untuk lebih lengkapnya lihat browser history timeline). Marc Andreessen, Jamie Zawinski dkk yang mengembangkan Mosaic juga merupakan orang-orang yang berada di balik keberadaan Netscape. Netscape ini yang memperkenalkan hampir semua fitur-fitur yang dimiliki browser seperti yang kita kenal saat ini. Di tahun 1998 Netscape merilis source code browsernya dan sejak saat itulah proyek Mozilla dimulai. Lembaga non-profit ini yang di kemudian hari menelurkan web browser Mozilla Firefox dan juga aplikasi web lain yang mungkin kurang familiar di telinga kita. Penasaran bagaimana penampakan website mozilla.org di tahun 1998? klik di sini.
Saat ini sudah ada puluhan juta website yang berserakan di dumay, dan 1,7 milyar pengguna internet (lihat statistik) yang lalu lalang di dalamnya. Meskipun pada awalnya web dikembangkan untuk kebutuhan internal CERN (European Organization for Nuclear Research, tempat di mana Tim Berners-Lee bekerja), tapi pada perkembangannya web menjadi konsumsi masyarakat umum dan mungkin sudah menjadi candu bagi penggunanya. Di masa depan, mungkin web dan internet akan menjelma menjadi kebutuhan pokok sehari-hari yang gak boleh ditinggalkan. Mungkin orang akan lebih memilih gak makan daripada gak browsing. Yang penting selama itu baik, kenapa gak? Seperti yang dikatakan oleh Tim Berners-Lee sendiri di sebuah acara interview di tahun 1994, My priority is to see it develop and evolve in a way which will hold us in good stead for a long future.

No Responses (yet)
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.