Sedikit kaget sewaktu saya membaca status dari seorang teman di facebook yang mengecam tindakan israel yang telah menyerang kapal bermuatan bantuan kemanusiaan untuk warga gaza. Bahkan saya tidak diberi laporan bilamana kapal mavi marmara telah bertolak dari turki menuju gaza (tv saya penyakitan, jadi jarang nonton berita). Tidak lama setelah itu, ada teman yang lain juga menulis status senada di temboknya. Berbekal rasa penasaran, saya pun membuka situs portal berita dari hape. Oooo, jadi begitu….salah satu dari iring-iringan kapal yang mengangkut bantuan kemanusiaan untuk warga gaza telah diserang oleh serdadu israel. Kapal yang diserang itu merupakan kapal yang terbesar dan di dalamnya juga ada 12 penumpang dari indonesia. Kabar yang masih simpang siur menyebutkan sedikitnya ada 10 korban meninggal dan belasan lainnya terluka.
Saya langsung membuka facebook dan menulis di tembok saya seperti ini,
andai bisa menghidupkan kembali hitler,akan kuhidupkan dia dan kuamanatkan dia u/ menggelar holocaust versi 2 terhadap serdadu2 israel
Kalau hitler gak ngatasi, mungkin perlu sedikit bantuan dari pol pot dan pasukan khmer merah-nya. Menurut catatan sejarah di langit, 2 orang ini memang jagonya bantai-membantai.
Kalau boleh sedikit berimajinasi…. ternyata hitler memiliki bakat indigo. Dia sudah bisa menerawang bagaimana tingkah polah bangsa israel di masa depan. Jadi untuk mencegah agar israel tidak menjadi semakin beringas dan di luar kendali, maka dia menggelar genocide terhadap orang-orang keturunan yahudi di auschwitz. Holocaust sudah berhasil dilaksanakan meski belum tuntas karena ternyata amerika dan sekutunya masih sayang sama israel, sehingga terjadi pembalasan serangan oleh pasukan sekutu. Hasil akhirnya, hitler kalah. Dan kalau melihat kenyataan yang ada saat ini, di tempat persemayamannya hitler mungkin akan berkata “apa gua bilang…loe sih ga percaya”.
Itu hanya imajinasi, mohon maaf kalau kurang berkenan. Cicak di dinding kamar saya bilang, “kamu punya imajinasi dan kehendak bebas. gak seorang pun bisa membatasi itu”. Mari berimajinasi bahwa tidak ada satu bangsa pun di bumi ini yang merasa lebih superior dibanding bangsa yang lain. Tidak ada satu bangsa pun yang berhasrat untuk mencaplok tanah bangsa lain dengan alasan apapun. Tidak ada satu bangsa pun yang ngotot memaksakan ideologinya kepada bangsa lain. Mari berimajinasi menjadi seperti bangsa Na’vi yang hidup di pandora. Setelah berimajinasi, lalu apa……….?

[ updated 03.06.2010 ]
Ada juga group di facebook yang baru muncul, yaitu “9,99999 Triliun Facebokers Mengkutuk Israel“. Tulisan “Facebook”-nya emang dari sononya gak pakai double O, bukannya saya yang salah ketik. Mau joinan….tapi kok ngerasa aneh yaa, soalnya penemu facebook kan orang yahudi. Kalo gak percaya silahkan lihat profil mark zuckerberg di wikipedia. Mendingan nama groupnya jangan pakai bahasa indonesia yaa….pakai bahasa jawa, bali atau madura kek, biar yang punya facebook gak tau. Misalnya, group “Sak juta ewu ewu seket tukang koobecaf ngetrek-ngetrek israel“. Dan kalau dia nanya apa itu artinya, jawab aja “pedalem deh chi….”

koment pertama bro…
menurut saya, betapapun hitler dibenci orang, tapi ternyata membuat maju negaranya sendiri..
setuju….dan yg dibenci jg hanya hitler pribadi….lha kalo israel ???
kali elo ada cita2 jd the next hitler for israel soldiers, gue dukung bro………..
gak minat bro….mending jadi the next gibran
bukannya Hitler pernah ngomong,
“aku sisakan sebagian dari mereka untuk hidup, agar kalian mengerti mengapa aku membantai mereka”
CMIIW
terima kasih dan mohon maaf