Suatu ketika di India kuno, hiduplah seorang guru yang telah tua. Pada zaman itu jumlah sekolah belum banyak, dan hanya ada satu guru dan banyak siswa dalam satu sekolah. Guru ini pun mengajarkan banyak hal. Guru ini sangat tersohor dan punya banyak murid, namun dia juga memiliki seorang anak perempuan yang sangat cantik. Dan semua murid laki-laki menyukai putrinya itu. Suatu hari, guru itu datang dan mengumumkan,
“Dengar, sudah saatnya putriku untuk menikah, dan aku tahu kalian semua menyukainya. Menurut tradisi, dia seharusnya menikahi salah satu dari muridku. Jadi untuk menemukan siapa dari kalian yang akan menikahinya, aku akan memberi kalian sebuah ujian. Ini adalah ujian kebijaksanaan dan kepatuhan, namun ujian ini juga akan memecahkan masalahku, yaitu membelikan rumah untuk putriku. Jadi yang harus kalian lakukan adalah, minggu depan kalian masing-masing harus pergi ke desa-desa di sekitar sini, mengendap-endaplah ke dalam rumah penduduk dan curilah apapun yang kalian bisa. Tapi pastikan tak seorang pun melihat kalian. Barangsiapa yang mencuri paling banyak selama tujuh hari, karena kepatuhan dan kebijaksanaannya ia boleh menikahi putriku.”
Tentu saja para murid begitu terkejut, guru meminta mereka mencuri?! Namun mereka semua menyukai putri sang guru, jadi mereka berpikir, “cinta adalah yang terpenting, aku akan lakukan apapun demi cinta“. Dan hari dimulainya ujian itu pun tiba, mereka berlomba-lomba mencuri sebanyak-banyak selama seminggu. Pada akhir hari ketujuh semua murid berkumpul untuk melihat siapa yang menang.
Continued…


Yang komentar