Jika anda salah satu dari sekian juta pengguna WordPress, secara tidak sengaja anda mungkin memperhatikan, ketika anda sedang meng-edit postingan, WordPress secara otomatis akan menyimpan jerih payah anda meskipun anda tidak meng-klik Save Draft atau Publish. Kemampuan WordPress yang diperkenalkan sejak lahirnya versi 2.1 ini disebut autosave post, dan interval default dari autosave post ini adalah 60 detik. Meski tidak sering, tapi fasilitas ini pernah menyelamatkan nyawa saya sewaktu berlibur di bikini bottom, di suatu hari semenjak pe el en mencanangkan program pemadaman listrik bergilir nasional.
Buat anda pengguna WordPress yang memiliki koneksi internet lemot seperti yang saya punya, anda mungkin ingin mengubah frekuensi autosave supaya tidak “sebentar-sebentar nge-save, sebentar-sebentar nge-save….nge-save kok sebentar-sebentar…..”. Caranya mudah, tapi harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Edit file wp-config.php dan tambahkan statement berikut.
define(’AUTOSAVE_INTERVAL’, 300);
Pada contoh di atas, saya mengubah interval autosave post menjadi 300 detik atau 5 menit. Di mana perintah ini ditambahkan? Di statement yang menyangkut setting MySQL. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar di bawah. Continue reading →


. Ya, seperti judulnya, tanggal 1 agustus 2009 saya mendapat penghargaan 

,
atau
. Mungkin karena karakter/simbol yang digunakan untuk membuat ketiga smiley tersebut banyak digunakan di bahasa SMS sehingga lebih familiar. Padahal total ada 23 images smiley yang disertakan di wordpress. Berikut saya sajikan semua smiley yang disediakan wordpress dan karakter/simbol smiley yang harus diketik untuk memunculkan images smiley tersebut.
’ =>
’ =>
’ =>
’ => 


