<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog e Manik Arum &#187; cupid</title>
	<atom:link href="http://manikarum.com/tag/cupid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://manikarum.com</link>
	<description>Blog seng rapatinggena</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 05:22:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Fatamorgana</title>
		<link>http://manikarum.com/2009/07/fatamorgana/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2009/07/fatamorgana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 08:16:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale bengong]]></category>
		<category><![CDATA[bale bengong]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pendek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cupid]]></category>
		<category><![CDATA[fatamorgana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Kau adalah rasaku dan aku adalah rasamu. Kau adalah pikiranku dan aku adalah pikiranmu. Kau adalah kata-kataku dan aku adalah kata-katamu. Lalu kita duduk di atas kuwadi dengan sikap seelok-eloknya, seelok sapuan aurora yang bertamu di kutub bumi. Kau di sisi kiriku dan aku di sisi kananmu. Dan di bawah kita adalah terbentang permadani yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kau adalah rasaku dan aku adalah rasamu. Kau adalah pikiranku dan aku adalah pikiranmu. Kau adalah kata-kataku dan aku adalah kata-katamu. Lalu kita duduk di atas kuwadi dengan sikap seelok-eloknya, seelok sapuan aurora yang bertamu di kutub bumi. Kau di sisi kiriku dan aku di sisi kananmu. Dan di bawah kita adalah terbentang permadani yang ditenun dari bulu mata sekian bidadari dari sekian generasi. Tentu seperti yang kau mau, warnanya bening laksana kaca, seperti lantai istana ratu balqis hingga kau bisa melihat kuntum jerawat yang singgah di pipimu. Dan di atas kita adalah terbentang langit bermahkota bianglala bertabur bintang. Kau bisa melihat cupid-cupid kecil berselancar di atasnya sambil memainkan panahnya.</p>
<p>Aku mengecup keningmu yang dihiasi bulu-bulu lembut. Aku bisa melihat pupil matamu yang kecoklatan tampak menari berbinar.<span id="more-95"></span></p>
<p>&#8220;Mengapa kau memilihku?&#8221;, lirihmu bertanya.</p>
<p>&#8220;Aku tidak memilihmu. Tuhankulah yang memilihkanmu untukku. Bukankah kita adalah satu sebelum dipisahkan ke dunia ini? Dan kelak kita akan disatukan kembali tatkala kita siap untuk menuju ke kesempurnaan.&#8221;</p>
<p>Aku menggenggam tanganmu erat, mencoba meyakinkan seluruh sel dalam tubuhmu bahwa akulah lelaki yang menyayangimu, sekarang dan selamanya. Akulah yang akan tertawa bersamamu ketika kau merasa bahwa setiap hari adalah hari yang paling bahagia dalam hidupmu. Aku jugalah yang akan menadah dan menyulam bulir-bulir air mata sedihmu menjadi seuntai senyum penghibur ketika kau merasa bahwa hidup ini tidak adil.</p>
<p>&#8220;Bagaimana kau tahu bahwa Tuhan yang memilihkan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku yakin.&#8221;</p>
<p>&#8220;Seberapa yakin?&#8221;</p>
<p>&#8220;Seyakin bahwa Tuhan itu ada.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bagaimana kalau keyakinanmu salah?&#8221;</p>
<p>Binar matamu memudar. Sementara kanal udara di otakku mulai kehabisan oksigen. Aku tak bisa berpikir. Tapi keyakinanku masih kokoh bagai batu karang. Aku masih bisa tersenyum. Begitu juga kau, dan cupid-cupid itu. Salah satu dari mereka malah memungut satu bintang dan menyematkannya di rambutmu sebagai hiasan.</p>
<p>Malam beranjak surut. Aku ingin mengecup keningmu sekali lagi. Tapi tiba-tiba kau menghindar.</p>
<p>&#8220;Ada apa?&#8221; Kedua tanganku tak ingin lepas menggenggam kedua tanganmu.</p>
<p>&#8220;Maaf, aku tak bisa bersamamu.&#8221; Matamu berkaca. Aku melihat seribu tanda tanya di kedalamannya. Mereka bergerak berputar seolah ingin membangkitkan alam bawah sadarku. Kau melepas genggamanku dan memutar tubuh membelakangiku. Aku ingin memelukmu dari belakang. Tapi isyarat tubuhmu mencegahku. Lalu kau berlari menjauh sambil menanggalkan segala hiasan di tubuhmu. Aku tak mau menahanmu.</p>
<p>Setitik air mataku mulai jatuh. Perlahan membentuk satu anak sungai di relief wajahku. Anak sungai itu bertambah banyak. Aku tak bisa menahannya. Apakah batu karang itu harus runtuh sekarang? Siapa yang tak bisa kupercaya? Siapa yang telah berkhianat? Siapa yang telah melukis fatamorgana di alamku? Sementara cupid masih bermain dengan riangnya. (<em>ma/100709</em>)</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/12/intan-di-tangan-penyamun/" title="Intan di tangan penyamun">Intan di tangan penyamun</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2011/12/sosok/" title="Sosok">Sosok</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/agape/" title="Agape">Agape</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/cintaku-di-perantauan/" title="Cintaku di perantauan">Cintaku di perantauan</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2012/04/rumah-seribu-cermin/" title="Rumah Seribu Cermin">Rumah Seribu Cermin</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2012/04/susahnya-jadi-orang-baik/" title="Susahnya Jadi Orang Baik">Susahnya Jadi Orang Baik</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2012/03/lain-pecalang-lain-fpi/" title="Lain Pecalang Lain FPI">Lain Pecalang Lain FPI</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2011/12/water-crisis/" title="[Asal Mangap] Karang Paci Eps. 2: Water Crisis">[Asal Mangap] Karang Paci Eps. 2: Water Crisis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2011/07/kram-di-pagi-bulan-juli/" title="Kram di pagi bulan Juli">Kram di pagi bulan Juli</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2011/04/sahabat-terbaik/" title="Sahabat terbaik">Sahabat terbaik</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2009/07/fatamorgana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

