Friday, June 25th, 2010
25 juni 2009, pertama kali saya learning by doing untuk nge-blog. Waktu itu masih numpang nginep di rumah pakdhe-pakdhe yang baik hati di wordpress.com dengan nama domain manikarum.wordpress.com. Tanpa bermodal literatur atau tutorial tentang blog, hanya sebungkus rokok dan segelas kopi ditambah rasa percaya diri bahwa saya ini bukan seorang sarjana, jadi kalaupun melakukan kesalahan masih bisa dimaklumi dan gak malu-maluin, akhirnya selesai sudah proses pembuatan blog berikut postingan perdananya yang berjudul “Pdf It!“. Karena prosesnya yang spontan, saya pun bingung blog ini diisi apa dan mau dibawa kemana, seperti kata band Armada “mau dibawa kemana hubungan kita….“, maka tagline-nya saya tulis aja “Blog seng rapatinggena“, atau blog yang gak jelas (sampai sekarang pun masih gak jelas). Dan satu pelajaran yang saya petik, ternyata membuat blog itu mudah, semudah menarik upil dari tempat persembunyiannya hanya dengan satu jari kelingking. Barangkali yang agak susah itu membuang upil yang sudah terjerat, mau dibuang di lantai begitu saja, gak enak takut ada yang ngeliatin. Ya akhirnya terpaksa ditempelin (atau dipaksa nempel, soalnya kadang-kadang upil punya daya tarik-menarik dengan jari kita, jadi susah lepas) di balik kursi atau di tembok. Atau dengan bahasa yang lebih ilmiah, yang susah itu me-maintain bagaimana supaya sebuah blog bisa terus di-update secara berkala tanpa mengandung duplicate content atau malah copy paste dari blog lain. (…read more » )
Posted in Surat kaleng | 4 Comments »
Wednesday, June 9th, 2010
Seperti hari-hari kemarin, malam ini saya meluangkan waktu untuk menonton Opera Van Java, meski seperti hari-hari kemarin juga, nontonnya hanya setengah durasi (maklum TV saya agak penyakitan, bikin mata sakit kalo dipelototin lama-lama). OVJ edisi 7.6.2010 menghadirkan bintang tamu yuni shara dan unang bagito. Gak ada yang istimewa, kecuali satu adegan dimana azis dan yuni berpura-pura gagu. Di mana istimewanya?
Yang ini sangat subjektif. Dari dulu saya kurang suka kalau ada acara lucu-lucuan yang menampilkan pemainnya berpura-pura menjadi orang cacat, entah itu tuna wicara, tuna rungu, tuna netra, dan lain sebagainya. Yang paling parah acara terbaru yang tayang di global tv, the 3 mas ketir, dimana ketiga pemain utamanya menampilkan orang-orang cacat, yang satu buta, satu lagi tuli, dan satunya lagi gagu. The most I hated tv show. Bahkan kalau ada adegan yang lucu sekalipun, saya tetap susah sekali untuk ketawa. Bukan karena saya gak suka dengan pemainnya, atau karena lagi sakit gigi, juga bukan karena syaraf ketawa saya udah putus. Tapi lebih karena peran yang dimainkan. Cacat kok ditertawakan…. (…read more » )
Posted in Surat kaleng | 3 Comments »
Tuesday, June 1st, 2010
Sedikit kaget sewaktu saya membaca status dari seorang teman di facebook yang mengecam tindakan israel yang telah menyerang kapal bermuatan bantuan kemanusiaan untuk warga gaza. Bahkan saya tidak diberi laporan bilamana kapal mavi marmara telah bertolak dari turki menuju gaza (tv saya penyakitan, jadi jarang nonton berita). Tidak lama setelah itu, ada teman yang lain juga menulis status senada di temboknya. Berbekal rasa penasaran, saya pun membuka situs portal berita dari hape. Oooo, jadi begitu….salah satu dari iring-iringan kapal yang mengangkut bantuan kemanusiaan untuk warga gaza telah diserang oleh serdadu israel. Kapal yang diserang itu merupakan kapal yang terbesar dan di dalamnya juga ada 12 penumpang dari indonesia. Kabar yang masih simpang siur menyebutkan sedikitnya ada 10 korban meninggal dan belasan lainnya terluka.
Saya langsung membuka facebook dan menulis di tembok saya seperti ini,
andai bisa menghidupkan kembali hitler,akan kuhidupkan dia dan kuamanatkan dia u/ menggelar holocaust versi 2 terhadap serdadu2 israel
(…read more » )
Posted in Surat kaleng | 5 Comments »
Friday, May 21st, 2010
Dulu sewaktu masih jadi mahasiswa, saya pernah berlangganan harian kompas edisi cetak dengan harga khusus mahasiswa yang lebih rendah daripada harga biasa. Tapi meski begitu, saya waktu itu belum begitu perkasa untuk membayar seorang diri jadi saya patungan dengan seorang sahabat yang tempat tinggalnya (kos) berjarak sekitar 25 km dari tempat kos saya. Sebut saja sahabat saya ini namanya rossi, mengingat dia ini tergila-gila sama valentino rossi, sampai-sampai dia memodifikasi motor suzuki sprinternya supaya bisa ditunggangi dan berjalan hanya dengan satu tangan kiri memegang setang. Lha terus kalau nge-gas gimana? Dengan menarik kabel gas langsung dari karburator, lebih efisien karena kabel gas tidak perlu ditarik sampai ke setang, jadi seperti orang menunggang kuda. Beneran ini nyata…..dan hanya rossi yang bisa melakukan itu. Tapi sayang belum bisa sambil baca koran.
Keajaiban itu terjadi sebelum kami sepakat untuk berlangganan koran kompas. Yang menandatangani formulir berlangganan adalah rossi dan setiap hari koran diantar ke tempat kos rossi oleh tukang kirim atau loper yang juga mahasiswa sekampus dengan kami. Skenarionya, koran diantar ke tempat rossi setiap hari. Dan setelah 2 atau 4 hari, koran -koran yang sudah lampau itu dibawakan oleh rossi ke tempat saya. Atau kalau tidak begitu, saya yang berkunjung ke tempat rossi untuk membaca koran-koran yang sudah berumur 2 sampai 4 hari itu. Jadi koran yang saya baca selalu kehilangan kehangatannya. Iya kalau pisang goreng masih bisa digoreng lagi….lha kalau koran apa bisa dicetak lagi biar tetap hangat. Tapi saya LA light (baca: enjoy aja) menikmati hidangan yang agak basi itu, bahkan sampai berbulan-bulan. (…read more » )
Posted in Surat kaleng | 3 Comments »
Thursday, April 29th, 2010

Hari ini diperingati sebagai hari bumi, jadi saya ingin mengucapkan selamat hari bumi, tapi saya bingung ucapan itu harus saya tujukan kepada siapa, atau barangkali ke mana. Kepada bumi atau kepada seluruh makhluk hidup yang berkembang biak di atas bumi, atau kepada dua-duanya. Kalau hari kartini diperingati oleh seluruh perempuan Indonesia untuk mengenang jasa, semangat dan pengorbanan ibu kita kartini, terus apakah hari bumi diperingati oleh manusia untuk mengenang bumi? Bumi kan belum tamat riwayatnya, kenapa juga harus diperingati? Di mana-mana banyak slogan “SAVE THE EARTH”, “SAVE OUR PLANET”, “SAVE THE PLANET EARTH”, dan slogan-slogan senada yang intinya berupa ajakan untuk menyelamatkan bumi. Lho emangnya bumi mau ‘the end‘ sampai perlu diselamatkan?
Sejarah memang telah bercerita kepada kita bagaimana bumi kita sering berada dalam situasi yang darurat, baik lewat kisah (yang konon katanya) nyata atau lewat kisah sci-fi hasil imajinasi pendekar hollywood. Ada kisah di zaman Nabi Nuh tentang bencana air bah yang belum ada tandingannya sampai sekarang, jatuhnya asteroid raksasa di Chixulub (Meksiko) yang konon katanya menimbulkan gempa di atas 10 SR, menciptakan tanah longsor seluas benua dan menyebabkan kepunahan lebih dari separuh spesies di planet bumi (termasuk kepunahan dinosaurus). (…read more » )
Posted in Surat kaleng | 3 Comments »
Wednesday, April 7th, 2010
Pernah di suatu siang yang sempurna, saya yang tidak cakep dan cakap ini bercakap-cakap dengan seorang teman, sebut saja namanya kasparov. Awalnya saya bercerita tentang wacana pemindahan ibukota negara yang pernah saya baca di internet. Entah wacana itu benar-benar ada dalam rencana pemerintah ke depan atau sekedar trik yang dilakukan pemilik website supaya traffic pengunjungnya naik. Tapi terlepas dari itu, kasparov mendukung wacana itu dan dia juga sempat bercerita tentang gurunya sewaktu masih di sma. Guru kasparov pernah berkata ke murid-muridnya seperti ini, “tanah pulau jawa itu subur, tapi kok malah ditanami beton”. Maksudnya, tanah pulau jawa yang subur itu seharusnya ditanami dengan tanaman atau pepohonan, bukannya malah dibangun pabrik sandal jepit, pabrik kecap atau pabrik-pabrik lain yang dibangun dengan beton. Belum lagi ditambah dengan bangunan pemukiman yang terus bertambah, sampai-sampai lebih dari 65% populasi manusia Indonesia bermukim di pulau jawa yang notabene bukan merupakan pulau terbesar di Indonesia. Mungkin memang sudah seharusnya ibukota negara dipindah ke daerah lain yang agak sepian, biar gak semuanya tumplek blek di pulau jawa.
Meskipun saya belum pernah dihajar ehh..maksudnya diajar dengan guru kasparov, tapi ternyata kami punya pikiran yang sama. Saya juga jadi teringat guru fisika smp dulu. Guru saya dulu pernah berkata, “sesuk lek wis dadi wong pinter, ojo mbalek bodo maneh”. Saya yang waktu itu sempat menjabat ketua kelas cuma ya ya aja, gak tau artinya. Dan guru saya yang perawakannya kayak graham bell itu juga gak menjelaskan artinya, mungkin juga guru saya sudah menjelaskan tapi waktu itu saya lagi menguap jadi gak dong. Tapi setelah agak tewe, baru saya ngeh. Ternyata maksudnya begini, di sekolah itu kita sudah diajarkan ilmu pengetahuan atau pengetahuan yang berbau ilmiah, makanya kalau sudah sekolah tinggi-tinggi jangan sampai berpikir seperti kakek buyut kita berpikir memandang dunia. Contohnya, masak ada sarjana teknik percaya kalau gerhana bulan itu terjadi karena bulan sedang dicaplok sama buto ijo. Atau masak ada sarjana ekonomi yang percaya kalau ada bulu mata yang jatuh di pipi itu berarti ada orang yang sedang kangen sama kita. (…read more » )
Posted in Surat kaleng | 4 Comments »
Thursday, March 18th, 2010

Ya ampun…udah jam dua dini hari belum juga bisa tidur, tahu-tahu ada yang jatuh di kasur dari atas. Setelah menyalakan lampu dan aku perhatikan, ternyata tai cicak.
“sialan lo cak!!!!” 
“ehh belum tidur lo…kirain dah tidur”, si cicak malah ketawa kegirangan. “tau gitu gua jatuhin aja di muka lo….”
“coba aja kalo berani. gua gak bisa tidur ni….”
“kenapa? adakah kegusaran di pikiranmu yang mengganggu?”
“gak ada cak. gak tau…gak bisa tidur aja”
“gua kasih tebakan gimana?”
“apaan?”
“sapi apa yang bisa nulis hayo?”
“apaan?”
“pikir dulu nak e….”
“males…lo pikir aja sendiri…”
“sapidol tau…terus sapi apa yang jago manjat en bergelayutan?”
“apaan?”
“sapiderman….hahaha hhihihi huhuhu…”
“diem lo!!! berisik!”
“kalo sapi yang bau apaan hayo??”
“semua sapi bau kale….”
“o iya ya…..padahal gua mau ngasih jawaban sapiteng. kalo gitu ganti ini, sapi apa yang suka nge-band?”
“kalo yang ini gua tau…sapierman is dead, iya tho?”
“kok tau sih lo???udah pernah ya?”
“ya taulah jreng….dialog lo kan gua yang ngarang jadi dah ada di pala gua…..dasar cicak loo”
“dasar manusia!!”
“dasar cicak lo…suka beol sembarangan”
“ahh… lo juga suka ngupil sembarangan”
“ehh gua kalo ngupil gak pernah sembarangan……cuma buang upilnya aja yang sembarangan”
“yaa….itu malah lebih parah. gua cabut dulu ya, bini gua dah miskol…..” (…read more » )
Posted in Bale bengong | 1 Comment »