<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog e Manik Arum &#187; Surat kaleng</title>
	<atom:link href="http://manikarum.com/tag/surat-kaleng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://manikarum.com</link>
	<description>Blog seng rapatinggena</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Aug 2010 15:32:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Cita-cita saya ingin jadi pengemis</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 04:31:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=443</guid>
		<description><![CDATA[Hebat ya kalau mengemis bisa jadi sebuah mata pencaharian. 5 tahun lagi kalau si bayi dapat kesempatan untuk sekolah, dia akan dengan tegas menjawab pertanyaan ibu gurunya, "besok kalau sudah besar mau jadi apa?", "cita-cita saya ingin jadi pengemis". Ibu guru pun bertepuk tangan dan menyuruh murid yang lain untuk ikut bertepuk tangan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Harus saya akui, <a href="http://manikarum.com/" title="Blog e Manik Arum">saya</a> ini orangnya agak pilih-pilih kalau mau ngasih sedekah ke pengemis. Kalau pengemisnya ibu-ibu yang menggendong anaknya yang masih balita atau laki-laki yang masih perkasa walaupun gak minum obat kuat, saya ogah ngasih. Bukan karena saya ada keturunan pak ogah, tapi pertama karena saya berpikir, apa ya pantas kalau saya ngasih ke pengemis laki-laki yang mungkin masih kuat kalau disuruh mengayuh becak bangil-surabaya pp (via tol). Yang kedua, pengemis ibu-ibu yang menggendong bayinya, ini yang saya lebih gak suka lagi, kenapa harus mengajak bayinya untuk meminta-minta? Mungkin dikiranya orang akan lebih kasihan karena lihat bayinya? Orang lain mungkin, kalau saya&#8230;.NO WAY! Dalam hati saya berpikir, &#8220;kenapa gak dijual aja bayinya sekalian?&#8221; Mungkin kalau ada orang yang teramat baik hatinya mau mengasuh bayinya itu sampai besar, sepertinya si ibu tidak akan mau memberikannya. Mungkin bukan karena sayang, tapi karena dia takut kehilangan ujung tombak dalam mencari nafkah, seperti tuan krab yang takut kehilangan <a href="http://manikarum.com/2009/09/sponge-who-could-fly/" title="Sponge who could fly">spongebob</a>.</p>
<p>Pernah ada seorang pengemis yang datang ke kantor, seorang anak perempuan. Waktu itu saya kasih sekedarnya. Tidak berselang lama, datang lagi 2 orang, seorang bapak-bapak yang masih terlihat segar bugar bersama seorang anak laki-laki. Wah kalau ini keterlaluan, ini orang gak bisa nyari kerja atau memang gak mau kerja? Saya cuekin aja, saya gak mau berbohong dengan mengatakan &#8220;gak ada pak&#8221;. Tapi orang ini masih saja menunggu. Beberapa saat kemudian, teman sekantor saya menawari orang itu untuk kerja di desa mengurus kebunnya. Tapi orang itu diam saja, tidak mengatakan mau, juga tidak mengatakan tidak mau. Dalam hati saya berpikir, &#8220;ini orang  dasarnya emang males, gak mau kerja. kalau dia mau kerja, dia pasti terima tawaran teman saya, kan kesempatan belum tentu datang dua kali&#8221;.<span id="more-443"></span></p>
<p>Tapi itu bukan urusan saya. Barangkali pihak yang berwenang juga capek mengurusi. Satu waktu mereka ditertibkan, diberi penyuluhan dan dipulangkan ke daerah masing-masing. Tapi gak berapa lama ujug-ujug nongol lagi di kota. Mungkin bukan salah yang ngasih penyuluhan, pak Mario Teguh sekalipun kalau diundang untuk mengisi acara penyuluhan belum tentu bisa menyadarkan pengemis-pengemis itu, bisa-bisa cuma bikin tambah lebar lapangan udara di bagian depan kepalanya (<em>piss pak mario hehehehh&#8230;..kabarnya luigi gimana pak?</em>).</p>
<p>Pernah juga, jam 12 malam lewat sewaktu saya nongkrong di pinggir sebuah jalan di kota denpasar, ada sebuah taksi berhenti tidak jauh dari tempat saya nongkrong. Saya menduga yang keluar pasti kupu-kupu malam, walaupun di daerah itu bukan tempat mangkalnya. Tapi ternyata saya keliru, dan saya pun mendendangkan lagunya Ruth Sahanaya (<em>&#8230;&#8230;namun ku keliru telah membunuh cinta dia dan dirimu&#8230;..</em>). Saya tercengang, ternyata <a href="http://manikarum.com/2010/02/suara-jelek-aja-nggaya/" title="Suara jelek aja nggaya">suara saya jelek</a> abisss&#8230;&#8230; maksudnya, saya tercengang karena ternyata yang keluar dari taksi itu adalah pengemis perempuan bersama 1 anak perempuan dan 1 bayi yang digendongnya. Dalam hati saya berpikir, &#8220;negara macam apa ini? pengemis aja naik taksi, seperti pekerja kantoran yang habis kerja lembur&#8221;. Kalau ada yang berpikir ini fitnah, silahkan. Tapi saya yakin saya melihat dengan mata sendiri. Dan dari informasi yang saya dapat, ternyata di daerah itu ada semacam basecamp-nya pengemis. Tidak jelas apakah mereka tinggal di situ secara independen atau ada semacam koordinator atau penadahnya. </p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2010/08/pengemis.jpg" alt="cita-cita saya ingin jadi pengemis" /></p>
<p>Dalam hati saya berpikir lagi, hebat ya kalau mengemis bisa jadi sebuah mata pencaharian. 5 tahun lagi kalau si bayi dapat kesempatan untuk sekolah, dia akan dengan tegas menjawab pertanyaan ibu gurunya, &#8220;besok kalau sudah besar mau jadi apa?&#8221;, &#8220;cita-cita saya ingin jadi pengemis&#8221;. <a href="http://manikarum.com/2010/04/guru-ketok-magic/" title="Guru ketok magic">Ibu guru</a> pun bertepuk tangan dan menyuruh murid yang lain untuk ikut bertepuk tangan. Horeeeee&#8230;.. tepuk tangan donk</p>
<p>Tepuk tangan juga buat bapak Mario Teguh yang memperkenankan (<em>emang kapan minta izinnya ya???</em>) tulisannya saya kutip,</p>
<blockquote><p>REZEKI SUDAH DITETAPKAN OLEH TUHAN, BUKAN PADA JUMLAHNYA, TAPI PADA CARANYA.<br />
Dia yang malas, dimalasi oleh rezeki.<br />
Dia yang baik hati, rajin dan jujur &#8211; sering dikunjungi oleh rezeki yang kangen.<br />
Dan dia yang bermanfaat bagi sesama, rezekinya langsung dan khusus menjadi urusan Tuhan.<br />
SEBELUM MENYALAHKAN REZEKI, sebaiknya kita MEMERIKSA KETEPATAN SIKAP.<br />
KITA adalah JIWA YANG ASLINYA BEREZEKI BAIK.</p></blockquote>
<p>Setelah <a href="http://manikarum.com/" title="Blog e Manik Arum">saya</a> pikir-pikir lagi, di atas saya berulang kali mengatakan &#8220;dalam hati saya berpikir&#8221;. Padahal yang dipakai mikir kan otak ya&#8230;apa <a href="http://manikarum.com/2009/08/otak-kiri-atau-kanan/" title="Otak kiri atau kanan">otak</a> saya terlalu malas untuk diajak berpikir?</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/" title="Bertemu Malaikat (bag 2)">Bertemu Malaikat (bag 2)</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="Bertemu Malaikat?">Bertemu Malaikat?</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/bakteri/" title="Bakteri">Bakteri</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/" title="Postingan nggak jelas blas">Postingan nggak jelas blas</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/" title="Kaset, riwayatmu kini">Kaset, riwayatmu kini</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/08/sehat-itu-nikmat/" title="Sehat Itu Nikmat">Sehat Itu Nikmat</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/metamorfosis-cinta/" title="Metamorfosis cinta">Metamorfosis cinta</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/agape/" title="Agape">Agape</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1 tahun nge-blog</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 06:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[cicak]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Sudah setahun saya nge-blog. Ternyata membuat blog itu mudah, semudah menarik upil dari tempat persembunyiannya hanya dengan satu jari kelingking. Barangkali yang agak susah itu me-maintain bagaimana supaya sebuah blog bisa terus di-update secara berkala tanpa mengandung duplicate content atau malah copy paste dari blog lain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>25 juni 2009, pertama kali saya learning by doing untuk nge-blog. Waktu itu masih numpang nginep di rumah pakdhe-pakdhe yang baik hati di wordpress.com dengan nama domain <a href="http://manikarum.wordpress.com/" title="Blog Matematikus" target="_blank">manikarum.wordpress.com</a>. Tanpa bermodal literatur atau tutorial tentang blog, hanya sebungkus rokok dan <a href="http://manikarum.com/2009/07/tiada-hari-tanpa-segelas-kopi/" title="Tiada hari tanpa segelas kopi">segelas kopi</a> ditambah rasa percaya diri bahwa saya ini bukan seorang sarjana, jadi kalaupun melakukan kesalahan masih bisa dimaklumi dan gak malu-maluin, akhirnya selesai sudah proses pembuatan blog berikut postingan perdananya yang berjudul &#8220;<a href="http://manikarum.com/2009/06/pdf-i/" title="Pdf It!">Pdf It!</a>&#8220;. Karena prosesnya yang spontan, saya pun bingung blog ini diisi apa dan mau dibawa kemana, seperti kata band Armada &#8220;<em>mau dibawa kemana hubungan kita&#8230;.</em>&#8220;, maka tagline-nya saya tulis aja &#8220;<a href="http://manikarum.com/" title="Blog seng rapatinggena">Blog seng rapatinggena</a>&#8220;, atau blog yang gak jelas (<em>sampai sekarang pun masih gak jelas</em>). Dan satu pelajaran yang saya petik, ternyata membuat blog itu mudah, semudah menarik upil dari tempat persembunyiannya hanya dengan satu jari kelingking. Barangkali yang agak susah itu membuang upil yang sudah terjerat, mau dibuang di lantai begitu saja, gak enak takut ada yang ngeliatin. Ya akhirnya terpaksa ditempelin (<em>atau dipaksa nempel, soalnya kadang-kadang upil punya daya tarik-menarik dengan jari kita, jadi susah lepas</em>) di balik kursi atau di tembok. Atau dengan bahasa yang lebih ilmiah, yang susah itu me-maintain bagaimana supaya sebuah blog bisa terus di-update secara berkala tanpa mengandung duplicate content atau malah copy paste dari blog lain.<span id="more-428"></span></p>
<p>Bukannya saya mengharamkan copy paste. Kalau anda baca di bagian bawah halaman ini anda akan menemukan sebuah paragraf seperti ini,</p>
<blockquote id="copyitem"><p>Semua materi dan tulisan di dalam blog ini bebas untuk di-copy, di-paste, ditulis ulang, disimpan, dicetak atau dibaca berulang-ulang, dengan tujuan baik komersial atau non-komersial, halal atau gak halal, dengan menyertakan sumber tulisan atau tanpa menyertakannya. Pokoknya bebas sebebas-bebasnya, mau bebas bertanggung jawab atau bebas ugal-ugalan. Tidak perlu takut masalah copyright ©, enakan juga copy item, diseruput sambil ngebul, sambil nonton opera van java atau <a href="http://manikarum.com/2009/12/spongebob-squarepants-and-the-gang/" title="Spongebob squarepants and the gang">spongebob squarepants</a>&#8230;.sama mantapnya&#8230;&#8230; </p></blockquote>
<p>Pernah ada yang nanya ke saya selaku pengelola blog yang gak jelas ini, kenapa saya memperbolehkan tulisan di blog ini untuk diplagiat, bahkan tanpa perlu menyertakan sumber tulisan. Bukan berarti bahwa semua materi yang terkandung dalam blog ini total hasil plagiasi (kecuali gambar, karena hampir semua image yang ada di sini saya ambil dari situs lain tanpa izin. Toh yang punya situs juga belum tentu memiliki hak cipta atas image itu). Sebenarnya yang ada di pikiran saya sangat sederhana, bahwa hak cipta itu hanya milik Tuhan semata. Jari-jari saya tidak akan pernah bisa berdansa di atas tuts keyboard tanpa izin-Nya. Imajinasi saya tak akan pernah bisa ngobrol dengan cicak tanpa izin-Nya. Pokoknya saya gak akan jadi apa-apa dan gak bisa melakukan apa-apa tanpa izin-Nya. Itu saja.</p>
<p>Cerita berlanjut. Blog ini numpang di <a href="http://wordpress.com/" target="_blank" title="wordpress.com">wordpress.com</a> hanya sekitar sebulan, karena kemudian ada seorang sahabat yang pernah saya ceritakan di &#8220;<a href="http://manikarum.com/2010/05/genuine/" title="Genuine">Genuine</a>&#8221; menawari saya hostingan gratis. Tanpa banyak pertimbangan, saya pun migrasi ke domain baru, <a href="http://manikarum.com/" title="Blog seng rapatinggena">manikarum.com</a>. Sedangkan domain <a href="http://manikarum.wordpress.com/" title="Blog Matematikus" target="_blank">manikarum.wordpress.com</a> sampai saat ini masih aktif, meski hidup segan mati tak mau. Seluruh content dan tampilannya saya ubah total. Title-nya saya ubah menjadi &#8220;Blog Matematikus&#8221; dengan tagline &#8220;1% matematika dan 99% waktu luang&#8221;. Dari tagline-nya seharusnya sudah bisa ketebak seperti apa content-nya, jadi gak perlu dijelaskan. Yang jelas kedua blog tersebut memang membutuhkan waktu luang, baik untuk meng-update content, memberi komentar atau untuk sekedar membacanya.</p>
<p>Semoga kedua blog saya tersebut langgeng dan bisa hidup berdampingan.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2010/06/1year-birthday.png" width="270" height="420" alt="1 tahun nge-blog" title="1 tahun nge-blog"/></p>
<p style="text-align:center;"><font size="4px"><strong>Happy anniversary to my blog</strong></font></p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/ganti-theme-lagi/" title="Ganti theme lagi">Ganti theme lagi</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/displaying-posts-under-specified-category/" title="Displaying posts under specified category within theme without plugin">Displaying posts under specified category within theme without plugin</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/ngecek-komentar-blog-wp-dari-desktop/" title="Ngecek komentar blog WP dari desktop">Ngecek komentar blog WP dari desktop</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/03/postingan-gak-jelas-lagi/" title="Postingan gak jelas lagi">Postingan gak jelas lagi</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/03/siapa-bilang-ganti-theme-repot/" title="Siapa bilang ganti theme repot?">Siapa bilang ganti theme repot?</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/" title="Postingan nggak jelas blas">Postingan nggak jelas blas</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/mengelola-database-blog-wordpress/" title="Mengelola database blog Wordpress">Mengelola database blog Wordpress</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/mengubah-interval-autosave-post-di-wordpress/" title="Mengubah interval autosave post di Wordpress">Mengubah interval autosave post di Wordpress</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/plug-in-wp-untuk-membalik-teks/" title="Plug-in WP untuk membalik teks">Plug-in WP untuk membalik teks</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orang cacat bukan dagangan</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/06/orang-cacat-bukan-dagangan/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/06/orang-cacat-bukan-dagangan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 11:34:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[spongebob]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[Cacat kok ditertawakan....gak harus cacat kok kalau mau lucu. Spongebob dan teman-temannya di bikini bottom aja bisa membuat cacing-cacing di perutku melonjak kegirangan tanpa harus menjadi cacat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti hari-hari kemarin, malam ini saya meluangkan waktu untuk menonton Opera Van Java, meski seperti hari-hari kemarin juga, nontonnya hanya setengah durasi (maklum TV saya agak penyakitan, bikin mata sakit kalo dipelototin lama-lama). OVJ edisi 7.6.2010 menghadirkan bintang tamu yuni shara dan unang bagito. Gak ada yang istimewa, kecuali satu adegan dimana azis dan yuni berpura-pura gagu. Di mana istimewanya?</p>
<p>Yang ini sangat subjektif. Dari dulu saya kurang suka kalau ada acara lucu-lucuan yang menampilkan pemainnya berpura-pura menjadi orang cacat, entah itu tuna wicara, tuna rungu, tuna netra, dan lain sebagainya. Yang paling parah acara terbaru yang tayang di global tv, the 3 mas ketir, dimana ketiga pemain utamanya menampilkan orang-orang cacat, yang satu buta, satu lagi tuli, dan satunya lagi gagu. <strong>The most I hated tv show</strong>. Bahkan kalau ada adegan yang lucu sekalipun, saya tetap susah sekali untuk ketawa. Bukan karena saya gak suka dengan pemainnya, atau karena lagi sakit gigi, juga bukan karena syaraf ketawa saya udah putus. Tapi lebih karena peran yang dimainkan. Cacat kok ditertawakan&#8230;.<span id="more-424"></span> Sebagian orang mungkin berkata, &#8220;lho ini kan cuma acara tv bung&#8230;gak perlu dimasukkan dalam hati. ini cuma acara komedi yang gak perlu dianggap serius&#8221;. Lho emang apa bedanya dengan kehidupan yang kita jalani saat ini? Bukannya sama-sama ada panggung, pemain, peran dan cerita yang beralur?</p>
<p>Saya hanya membayangkan seperti ini, kalau saya ini lahir sebagai orang cacat, saya pasti akan merasa diolok-olok dengan adegan seperti itu. Dan dengan saya menertawakan adegan-adegan yang menurut sebagian orang itu lucu, saya merasa bahwa saya juga sedang menertawakan saudara-saudara kita yang menderita cacat fisik. Dan menurut penilaian etis -<em>subjektif</em>- saya, itu bukan hal yang benar. Siapa yang tahu perasaan mereka yang cacat ketika menonton kecacatan mereka dijadikan sebagai bahan dasar komoditi kelucuan. Mungkin di wajah mereka tertoreh secarik senyum tipis penuh misteri khas monalisa. Tapi siapa yang tahu apa yang mengendap-endap  di dasar samudera perasaan mereka. Merasa diistimewakankah? Dipujikah? Diolok-olok atau malah merasa dihina? Wallahu &#8216;alam. Saya pribadi pasti merasa diolok-olok kalau jadi mereka, mungkin karena hati saya yang masih penuh prasangka.</p>
<p>Saya bukan orang yang dilahirkan dalam keadaan cacat -<em>alhamdulillah</em>-. Saya juga gak sedang mewakili mereka yang cacat dalam memberi penilaian acara komedi yang memanfaatkan kecacatan untuk membuat orang tertawa. Saya bukan seorang humanis seperti oscar schindler yang rela menukar total kekayaannya -bahkan cincin kawinnya- dengan nyawa-nyawa manusia yahudi korban holocaust (<em>halaah lebay</em>&#8230; ). Tapi saya juga bukannya gak berperasaan seperti amrozy yang masih bisa tertawa lepas setelah dengan sengaja menghilangkan nyawa orang-orang yang dia anggap sebagai musuh. Mungkin perasaan saya yang terlalu sensitif atau penuh prasangka. Semoga perasaan saya salah. Tapi gak harus cacat kok kalau mau lucu. <a href="http://manikarum.com/2009/12/spongebob-squarepants-and-the-gang/" title="Spongebob and the gang">Spongebob</a> dan teman-temannya di bikini bottom aja bisa membuat cacing-cacing di perutku melonjak kegirangan tanpa harus menjadi cacat.</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/metamorfosis-cinta/" title="Metamorfosis cinta">Metamorfosis cinta</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/genuine/" title="GENUINE">GENUINE</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/jangan-selamatkan-bumi/" title="Jangan selamatkan bumi!">Jangan selamatkan bumi!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/guru-ketok-magic/" title="Guru ketok magic">Guru ketok magic</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/03/postingan-gak-jelas-lagi/" title="Postingan gak jelas lagi">Postingan gak jelas lagi</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/bakteri/" title="Bakteri">Bakteri</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/06/orang-cacat-bukan-dagangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata hitler berbakat indigo</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 06:00:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa jawa]]></category>
		<category><![CDATA[cicak]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[imajinasi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[pada waktu itu hitler rupanya sdh punya terawangan bahwa kelak israel akan bikin ulah dan bertindak se-wenang2 di timteng...makanya dia menggelar genocide di auschwitz...tp rupanya AS dan sekutunya masih sayang dgn israel &#038; ganti menghajar hitler...dan rupanya terawangan hitler benar, di tempat persemayamannya dia berkata "gua bilang apa....loe sih gak percaya"]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedikit kaget sewaktu saya membaca status dari seorang teman di facebook yang mengecam tindakan israel yang telah menyerang kapal bermuatan bantuan kemanusiaan untuk warga gaza. Bahkan saya tidak diberi laporan bilamana kapal mavi marmara telah bertolak dari turki menuju gaza (tv saya penyakitan, jadi jarang nonton berita). Tidak lama setelah itu, ada teman yang lain juga menulis status senada di temboknya. Berbekal rasa penasaran, saya pun membuka situs portal berita dari hape. Oooo, jadi begitu&#8230;.salah satu dari iring-iringan kapal yang mengangkut bantuan kemanusiaan untuk warga gaza telah diserang oleh serdadu israel. Kapal yang diserang itu merupakan kapal yang terbesar dan di dalamnya juga ada 12 penumpang dari indonesia. Kabar yang masih simpang siur menyebutkan sedikitnya ada 10 korban meninggal dan belasan lainnya terluka.</p>
<p>Saya langsung membuka facebook dan menulis di tembok saya seperti ini,</p>
<blockquote><p>andai bisa menghidupkan kembali hitler,akan kuhidupkan dia dan kuamanatkan dia u/ menggelar holocaust versi 2 terhadap serdadu2 israel</p></blockquote>
<p><span id="more-420"></span><br />
Kalau hitler gak ngatasi, mungkin perlu sedikit bantuan dari pol pot dan pasukan khmer merah-nya. Menurut catatan sejarah di langit, 2 orang ini memang jagonya bantai-membantai.</p>
<p>Kalau boleh sedikit berimajinasi&#8230;. ternyata hitler memiliki bakat indigo. Dia sudah bisa menerawang bagaimana tingkah polah bangsa israel di masa depan. Jadi untuk mencegah agar israel tidak menjadi semakin beringas dan di luar kendali, maka dia menggelar genocide terhadap orang-orang keturunan yahudi di auschwitz. Holocaust sudah berhasil dilaksanakan meski belum tuntas karena ternyata amerika dan sekutunya masih sayang sama israel, sehingga terjadi pembalasan serangan oleh pasukan sekutu. Hasil akhirnya, hitler kalah. Dan kalau melihat kenyataan yang ada saat ini, di tempat persemayamannya hitler mungkin akan berkata &#8220;apa gua bilang&#8230;loe sih ga percaya&#8221;. </p>
<p>Itu hanya imajinasi, mohon maaf kalau kurang berkenan. <a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/" title="bertemu malaikat &#40;bag 2&#41;">Cicak</a> di dinding kamar saya bilang, &#8220;kamu punya imajinasi dan kehendak bebas. gak seorang pun bisa membatasi itu&#8221;. Mari berimajinasi bahwa tidak ada satu bangsa pun di bumi ini yang merasa lebih superior dibanding bangsa yang lain. Tidak ada satu bangsa pun yang berhasrat untuk mencaplok tanah bangsa lain dengan alasan apapun. Tidak ada satu bangsa pun yang ngotot memaksakan ideologinya kepada bangsa lain. Mari berimajinasi menjadi seperti bangsa Na&#8217;vi yang hidup di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fictional_universe_of_Avatar#Astronomy_and_geology" target="_blank" rel="nofollow" title="pandora">pandora</a>. Setelah berimajinasi, lalu apa&#8230;&#8230;&#8230;.?</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2010/06/neytiri.jpg" alt="Na'vi" title="Na'vi" width="326" height="264"/></p>
<p>[<em> updated 03.06.2010 </em>]</p>
<p>Ada juga <a href="http://manikarum.com/2010/01/group-aneh-di-facebook/" title="Group aneh di facebook">group di facebook</a> yang baru muncul, yaitu &#8220;<strong>9,99999 Triliun Facebokers Mengkutuk Israel</strong>&#8220;. Tulisan &#8220;Facebook&#8221;-nya emang dari sononya gak pakai double O, bukannya saya yang salah ketik. Mau joinan&#8230;.tapi kok ngerasa aneh yaa, soalnya penemu facebook kan orang yahudi. Kalo gak percaya silahkan lihat profil <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zuckerberg" target="_blank" rel="nofollow" title="mark zuckerberg">mark zuckerberg</a> di wikipedia. Mendingan nama groupnya jangan pakai bahasa indonesia yaa&#8230;.pakai bahasa jawa, bali atau madura kek, biar yang punya facebook gak tau. Misalnya, group &#8220;<strong>Sak juta ewu ewu seket tukang koobecaf ngetrek-ngetrek israel</strong>&#8220;. Dan kalau dia nanya apa itu artinya, jawab aja &#8220;pedalem deh chi&#8230;.&#8221;</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/logo-google-menyambut-kemerdekaan-ri-ke-65/" title="Logo Google menyambut kemerdekaan RI ke 65">Logo Google menyambut kemerdekaan RI ke 65</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/genuine/" title="GENUINE">GENUINE</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/plugin-wordpress-yang-made-in-indonesia/" title="Plugin Wordpress yang made in Indonesia">Plugin Wordpress yang made in Indonesia</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/guru-ketok-magic/" title="Guru ketok magic">Guru ketok magic</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/03/postingan-gak-jelas-lagi/" title="Postingan gak jelas lagi">Postingan gak jelas lagi</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/the-end/" title="The end">The end</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/putus-cinta/" title="Putus cinta&#8230;">Putus cinta&#8230;</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/" title="Kaset, riwayatmu kini">Kaset, riwayatmu kini</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GENUINE</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/05/genuine/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/05/genuine/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 05:04:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=410</guid>
		<description><![CDATA[Mereka tidak memberi kesempatan kepada generasi muda pengguna komputer untuk mempelajari –atau setidaknya mengenal- OS kompetitor microsoft yang bisa didapat dengan gratis. Dan ketika saatnya tiba, microsoft akan menunjukkan taring dan tanduknya sehingga pengguna komputer tidak akan mampu berkata “tidak” ketika dalam keadaan yang terpaksa mereka disarankan “YOU HARUS BELI YANG GENUINE!”.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu sewaktu masih jadi mahasiswa, saya pernah berlangganan harian kompas edisi cetak dengan harga khusus mahasiswa yang lebih rendah daripada harga biasa. Tapi meski begitu, saya waktu itu belum begitu perkasa untuk membayar seorang diri jadi saya patungan dengan seorang sahabat yang tempat tinggalnya (kos) berjarak sekitar 25 km dari tempat kos saya. Sebut saja sahabat saya ini namanya rossi, mengingat dia ini tergila-gila sama valentino rossi, sampai-sampai dia memodifikasi motor suzuki sprinternya supaya bisa ditunggangi dan berjalan hanya dengan satu tangan kiri memegang setang. Lha terus kalau nge-gas gimana? Dengan menarik kabel gas langsung dari karburator, lebih efisien karena kabel gas tidak perlu ditarik sampai ke setang, jadi seperti orang menunggang kuda. Beneran ini nyata…..dan hanya rossi yang bisa melakukan itu. Tapi sayang belum bisa sambil baca koran.</p>
<p><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="bertemu malaikat">Keajaiban</a> itu terjadi sebelum kami sepakat untuk berlangganan koran kompas. Yang menandatangani formulir berlangganan adalah rossi dan setiap hari koran diantar ke tempat kos rossi oleh tukang kirim atau loper yang juga mahasiswa sekampus dengan kami. Skenarionya, koran diantar ke tempat rossi setiap hari. Dan setelah 2 atau 4 hari, koran -koran yang sudah lampau itu dibawakan oleh rossi ke tempat saya. Atau kalau tidak begitu, saya yang berkunjung ke tempat rossi untuk membaca koran-koran yang sudah berumur 2 sampai 4 hari itu. Jadi koran yang saya baca selalu kehilangan kehangatannya. Iya kalau pisang goreng masih bisa digoreng lagi….lha kalau koran apa bisa dicetak lagi biar tetap hangat. Tapi saya LA light (<em>baca: enjoy aja</em>) menikmati hidangan yang agak basi itu, bahkan sampai berbulan-bulan.<span id="more-410"></span></p>
<p>Once upon a time, kami memutuskan berhenti langganan, kalau tidak salah ingat karena biayanya mau naik. Tapi saya tetap usahakan untuk selalu membeli koran kompas edisi hari minggu, karena saya masih enggan untuk melewatkan tulisan Samuel Mulia di rubrik parodi dan wajah karikatur Benny &#038; Mice yang menyebalkan.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2010/05/benny-mice.jpg" width="600" height="439" alt="benny and mice" title="benny and mice"/></p>
<p>Once upon a time lagi, kompas mengeluarkan edisi digitalnya atau disebut epaper yang bisa dibaca gratis via internet, bukan via panduwinata. Tapi ya sama saja bohong….harga koran kompas 3.500 per eksemplar, sedangkan tarif warnet 4.000 per jam, pilih yang mana coba? Orang susah memang sering dihadapkan pada pilihan yang sama-sama tidak mengenakkan. Ambil contoh pemukim ilegal di pinggiran kali mas, mereka diberi pilihan oleh satpol PP, mau pindah atau digusur. Pilih yang mana saja, hasil akhirnya tetap sama. Kalau mereka pindah, pasti rumah bedengnya bakalan digusur, sedangkan kalau mereka memilih digusur, pasti ujung-ujungnya harus pindah juga. Tapi begitulah hidup, hanya manusia yang selalu dihadapkan dengan pilihan-pilihan untuk menunjukkan taji kehendak bebasnya. Yang penting D’masiv (<em>baca: syukuri apa yang ada….</em>) ajalaah.</p>
<p><img align="right" src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2010/05/silverlight.png" alt="Silverlight" style="padding-left:10px;padding-right:10px;padding-top:10px;padding-bottom:10px" title="Silverlight" width="150" height="166" /></p>
<p>Seperti saya yang mensyukuri ketika akhirnya bisa memiliki koneksi internet sendiri, jadi sudah tidak perlu main-main ke warnet. Pada saat itu, saya bisa membaca koran kompas versi epaper dengan mudah dan sepuasnya karena bisa disimpan di harddisk. Tapi kenikmatan itu tak bertahan lama karena tiba-tiba kompas bekerja sama dengan Microsoft untuk proyek epaper-nya. Dalam bahasa yang sederhana, epaper kompas hanya bisa dibuka jika di komputer kita terinstal aplikasi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Silverlight" target="_blank" rel="nofollow" title="Microsoft Silverlight">Microsoft Silverlight</a>. Mau tidak mau, saya pun mendownload mangga di halaman depan dan mengunduh aplikasi silverlight dari situs resminya. Selesai mendownload dan mengunduh, mangga saya makan dan software saya install. Tapi kutukupret….!!!proses instalasi macet karena software mengenali bahwa OS windows yang saya pakai bukan versi genuine, alias bajakan. Kejadian ini tidak terjadi kemarin sore, tapi sudah cukup lama. Dan gara-gara itu, saya jadi agak ilfil sama kompas meski masih sering baca versi cetaknya.</p>
<p>Saya jadi teringat sebuah film lama, kalau tidak salah judulnya “The pirates of the silicon valley”. Film ini kebanyakan bercerita tentang sejarah bill gates bersama Microsoft. Di film itu diceritakan kalau bill gates telah mencuri ide steve jobs dari Apple. Ide inovatif untuk menciptakan OS dengan mode GUI (Graphical User Interface) sebenarnya berasal dari Apple, tapi ide itu ditiru oleh bill gates yang kemudian merilis OS windows-nya mendahului Apple dengan Mac-nya, sehingga media dan publik menganggap bahwa ide OS ber-GUI itu adalah inovasi dari Microsoft. Sebelum itu, bill gates dan dua orang temannya juga menjual OS jadul bernama DOS (Disk Operating System) kepada IBM, perusahaan komputer terbesar waktu itu. Bill gates mengaku dia dan timnya yang telah menciptakan OS itu, tapi sebenarnya dia membelinya dari seorang programmer pemabuk dengan harga yang sangat murah. OS itu kemudian dia tawarkan ke IBM dengan sistem royalti, artinya dia mendapat bagian sekian persen dari setiap unit komputer yang terjual. Jangan tanya saya sejauh mana kebenaran dari cerita itu, saya juga tidak tahu karena bukan saya sutradara dan pemeran utamanya.</p>
<p>Saya juga masih ingat sebuah kalimat yang diucapkan bill gates di film itu, “wes ewes ewesss….i don’t know emboh gak eruh…”. Kalau dibahasaindonesiakan kurang lebih seperti ini, “jika ingin bertahan hidup dan sukses, buatlah dirimu atau buatlah sesuatu yang dibutuhkan masyarakat”. Bill gates berhasil menciptakan sesuatu itu, yaitu windows dan aplikasi office-nya yang benar-benar adiktif. Dua produk utamanya itu telah menguasai mindset manusia tentang komputer -meski tidak semua manusia-. Di Indonesia, materi kurikulum mata pelajaran komputer di tingkat SD sampai SMA sebagian besar dikuasai dengan materi dari produk Microsoft. Hebat kan? Padahal produk dari microsoft itu sangat mudah dikuasai tanpa perlu diajarkan di sekolah. Kenapa bukan linux atau aplikasi berbasis linux yang diajarkan di sekolah-sekolah? Di sinilah hebatnya microsoft, atau mungkin lebih tepatnya kurang hebatnya pemerintah kita yang tak mampu mengatakan “TIDAK” pada microsoft.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2010/05/microsoft-evil-monkey.jpg" width="500" height="152" title="microsoft evil monkey" alt="microsoft evil monkey"/></p>
<p>Beranjak dari pengalaman tidak memuaskan akibat tidak bisa bebas lagi membaca epaper kompas, saya jadi tambah jengah dengan microsoft –mungkin saya gak sendiri-. Tapi di balik kejengahan itu, ternyata saya masih menggunakan OS dan aplikasi kantoran produksi microsoft. Saya sudah terjerat dalam perangkap microsoft. Maksudnya? Saya dan rossi punya pandangan iseng seperti ini, microsoft sebenarnya tahu kalau produknya sudah dibajak dan produk bajakan ini banyak dipakai oleh mayoritas pengguna komputer di indonesia. Microsoft sebenarnya bisa dengan mudah menangkal pembajakan itu, tapi itu sengaja tidak mereka lakukan. Tujuannya supaya generasi pengguna komputer terbiasa dulu dengan produk mereka, dan mengerti bahwa produk microsoft itu mudah dioperasikan. Mereka tidak memberi kesempatan kepada generasi muda pengguna komputer untuk mempelajari –atau setidaknya mengenal- OS kompetitor microsoft yang bisa didapat dengan gratis. Dan ketika saatnya tiba, microsoft akan menunjukkan taring dan tanduknya sehingga pengguna komputer tidak akan mampu berkata “tidak” ketika dalam keadaan yang terpaksa mereka disarankan “YOU HARUS BELI YANG GENUINE!”.</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/setting-email-outlook/" title="Setting Yahoo! Mail dan Gmail di Microsoft Office Outlook 2007">Setting Yahoo! Mail dan Gmail di Microsoft Office Outlook 2007</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/membuat-shortcut-shutdown-restart-hibernate-di-windows/" title="Membuat shortcut shutdown, restart, hibernate di Windows">Membuat shortcut shutdown, restart, hibernate di Windows</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/guru-ketok-magic/" title="Guru ketok magic">Guru ketok magic</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/jalur-cepat-menuju-website-favorit/" title="Jalur cepat menuju website favorit">Jalur cepat menuju website favorit</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/logo-google-menyambut-kemerdekaan-ri-ke-65/" title="Logo Google menyambut kemerdekaan RI ke 65">Logo Google menyambut kemerdekaan RI ke 65</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/sisi-lain-google-search/" title="Sisi lain Google Search">Sisi lain Google Search</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/05/genuine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan selamatkan bumi!</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/04/jangan-selamatkan-bumi/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/04/jangan-selamatkan-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 10:18:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini diperingati sebagai hari bumi, jadi saya ingin mengucapkan selamat hari bumi, tapi saya bingung ucapan itu harus saya tujukan kepada siapa, atau barangkali ke mana. Kepada bumi atau kepada seluruh makhluk hidup yang berkembang biak di atas bumi, atau kepada dua-duanya. Kalau hari kartini diperingati oleh seluruh perempuan Indonesia untuk mengenang jasa, semangat dan pengorbanan ibu kita kartini, terus apakah hari bumi diperingati oleh manusia untuk mengenang bumi? Bumi kan belum tamat riwayatnya, kenapa juga harus diperingati?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img title="jangan selamatkan bumi" src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2010/04/global-warming.jpg" alt="jangan selamatkan bumi" width="220" height="231" /></p>
<p>Hari ini diperingati sebagai hari bumi, jadi saya ingin mengucapkan selamat hari bumi, tapi saya bingung ucapan itu harus saya tujukan kepada siapa, atau barangkali ke mana. Kepada bumi atau kepada seluruh makhluk hidup yang berkembang biak di atas bumi, atau kepada dua-duanya. Kalau hari kartini diperingati oleh seluruh perempuan Indonesia untuk mengenang jasa, semangat dan pengorbanan ibu kita kartini, terus apakah hari bumi diperingati oleh manusia untuk mengenang bumi? Bumi kan belum tamat riwayatnya, kenapa juga harus diperingati? Di mana-mana banyak slogan “SAVE THE EARTH”, “SAVE OUR PLANET”, “SAVE THE PLANET EARTH”, dan slogan-slogan senada yang intinya berupa ajakan untuk menyelamatkan bumi. Lho emangnya bumi mau &#8216;<a title="the end" href="http://manikarum.com/2010/02/the-end/">the end</a>&#8216; sampai perlu diselamatkan?</p>
<p>Sejarah memang telah bercerita kepada kita bagaimana bumi kita sering berada dalam situasi yang darurat, baik lewat kisah (yang konon katanya) nyata atau lewat kisah sci-fi hasil imajinasi pendekar hollywood. Ada kisah di zaman Nabi Nuh tentang bencana air bah yang belum ada tandingannya sampai sekarang, jatuhnya asteroid raksasa di Chixulub (Meksiko) yang konon katanya menimbulkan gempa di atas 10 SR, menciptakan tanah longsor seluas benua dan menyebabkan kepunahan lebih dari separuh spesies di planet bumi (termasuk kepunahan dinosaurus).<span id="more-404"></span></p>
<p>Dari hasil imajinasi pendekar film juga ada kisah tentang bumi yang bernostalgia ingin mengalami lagi zaman es lewat film “The day after tomorrow”, bumi yang nyaris disowani asteroid di film “Armageddon” atau bumi yang mengalami pembalikan kutub dan bergesernya permukaan daratan lewat film “2012”. Semuanya menceritakan tentang prediksi kehancuran bumi. Ahli astronomi mencurigai adanya planet X atau nibiru, planet ke-12 dalam sistem tata surya kita yang bisa menimbulkan meningkatnya aktivitas vulkanik, pembalikan kutub jika melintas mendekati bumi dan mengakibatkan kepunahan sebagian besar spesies manusia. Ahli lingkungan yang menganggap telah terjadi perubahan iklim dan pemanasan global yang diprediksi akan mengakibatkan hilangnya lapisan es abadi di kutub utara dan kota-kota di pesisir pantai menghilang dari peta. Semua terdengar begitu dramatis, hingga kita tak ragu menyuarakan “SAVE THE EARTH!”.</p>
<p>Tapi meski begitu, bumi kita ini tetap tangguh, tahan banting dan tidak cengeng. Benar-benar selera pemberani, seperti di iklan rokok lokal. Dari letusan Toba yang super dahsyat sampai letusan gunung Islandia yang baru saja terjadi. Itu bukan apa-apa. Dalam teori Gaia, bumi memiliki mekanisme sendiri untuk menjaga keadaan ‘tubuh’-nya agar tetap fit dan siap lembur. Bumi tak membutuhkan manusia untuk menjaga eksistensinya, tapi justru manusialah yang menggantungkan hidupnya pada bumi. Membuang sampah plastik sembarangan sama sekali tak akan membuat kesehatan bumi terganggu. Melegalkan illegal logging tidak akan membuat bumi kena ‘masuk angin’. Menumpahkan minyak mentah di laut lepas tidak akan membuat bumi ‘sakit kepala’. Menghasilkan sebanyak-banyaknya gas CO2 juga tidak akan membuat bumi &#8216;meriang&#8217;. Semua tindakan itu hanya akan mengganggu kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan, bukan bumi. Tapi kenapa justru manusia yang berlagak ingin menyelamatkan bumi, seolah-olah bumi tak bisa eksis tanpa kehadiran manusia?</p>
<p>Bukannya saya mendukung kapitalisme untuk terus melakukan eksploitasi terhadap sumber daya alam. Cuma mengingatkan saja, bahwa apa yang umat manusia lakukan terhadap alam, bisa dilakukan oleh alam terhadap manusia. Dan slogan &#8220;Save the earth&#8221; menurut saya kurang tepat dalam konteks menghindarkan bumi dari kerusakan yang ujung-ujungnya menyengsarakan kehidupan manusia. Justru manusialah yang harus diselamatkan agar terhindar dari tindakan-tindakan eksploitasi alam yang destruktif, yang bisa mengancam kehidupan generasi yang akan datang. Alih-alih menyuarakan gerakan untuk menyelamatkan bumi, manusia sebenarnya hanya ingin menyelamatkan dirinya sendiri.</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/potret-letusan-gunung-eyjafjallajokull/" title="Potret letusan Gunung Eyjafjallajokull">Potret letusan Gunung Eyjafjallajokull</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/bencana-alam-terdahsyat/" title="Bencana alam terdahsyat sepanjang sejarah">Bencana alam terdahsyat sepanjang sejarah</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/tempat-paling-ekstrim-di-bumi/" title="Tempat paling ekstrim di bumi">Tempat paling ekstrim di bumi</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/10/gambar-fenomenal-yang-direkam-google-earth/" title="Gambar Fenomenal yang Direkam Google Earth">Gambar Fenomenal yang Direkam Google Earth</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/07/10-fenomena-alam-yang-mengagumkan/" title="10 Fenomena Alam yang Mengagumkan">10 Fenomena Alam yang Mengagumkan</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/berburu-kehidupan-di-luar-angkasa/" title="8 tempat berpotensi untuk berburu kehidupan di luar angkasa">8 tempat berpotensi untuk berburu kehidupan di luar angkasa</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/orang-cacat-bukan-dagangan/" title="Orang cacat bukan dagangan">Orang cacat bukan dagangan</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/04/jangan-selamatkan-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guru ketok magic</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/04/guru-ketok-magic/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/04/guru-ketok-magic/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 06:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=399</guid>
		<description><![CDATA[Pernah di suatu siang yang sempurna, saya yang tidak cakep dan cakap ini bercakap-cakap dengan seorang teman, sebut saja namanya kasparov. Awalnya saya bercerita tentang wacana pemindahan ibukota negara yang pernah saya baca di internet. Entah wacana itu benar-benar ada dalam rencana pemerintah ke depan atau sekedar trik yang dilakukan pemilik website supaya traffic pengunjungnya naik. Tapi terlepas dari itu, kasparov mendukung wacana itu dan dia juga sempat bercerita tentang gurunya sewaktu masih di sma. Guru kasparov pernah berkata ke murid-muridnya seperti ini, “tanah pulau jawa itu subur, tapi kok malah ditanami beton”.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah di suatu siang yang sempurna, saya yang tidak cakep dan cakap ini bercakap-cakap dengan seorang teman, sebut saja namanya kasparov. Awalnya saya bercerita tentang wacana pemindahan ibukota negara yang pernah saya baca di internet. Entah wacana itu benar-benar ada dalam rencana pemerintah ke depan atau sekedar trik yang dilakukan pemilik website supaya traffic pengunjungnya naik. Tapi terlepas dari itu, kasparov mendukung wacana itu dan dia juga sempat bercerita tentang gurunya sewaktu masih di sma. Guru kasparov pernah berkata ke murid-muridnya seperti ini, “tanah pulau jawa itu subur, tapi kok malah ditanami beton”. Maksudnya, tanah pulau jawa yang subur itu seharusnya ditanami dengan tanaman atau pepohonan, bukannya malah dibangun pabrik sandal jepit, pabrik kecap atau pabrik-pabrik lain yang dibangun dengan beton. Belum lagi ditambah dengan bangunan pemukiman yang terus bertambah, sampai-sampai lebih dari 65% populasi manusia Indonesia bermukim di pulau jawa yang notabene bukan merupakan pulau terbesar di Indonesia. Mungkin memang sudah seharusnya ibukota negara dipindah ke daerah lain yang agak sepian, biar gak semuanya tumplek blek di pulau jawa.</p>
<p>Meskipun saya belum pernah dihajar ehh..maksudnya diajar dengan guru kasparov, tapi ternyata kami punya pikiran yang sama. Saya juga jadi teringat guru fisika smp dulu. Guru saya dulu pernah berkata, “sesuk lek wis dadi wong pinter, ojo mbalek bodo maneh”. Saya yang waktu itu sempat menjabat ketua kelas cuma ya ya aja, gak tau artinya. Dan guru saya yang perawakannya kayak graham bell itu juga gak menjelaskan artinya, mungkin juga guru saya sudah menjelaskan tapi waktu itu saya lagi menguap jadi gak dong. Tapi setelah agak tewe, baru saya ngeh. Ternyata maksudnya begini, di sekolah itu kita sudah diajarkan ilmu pengetahuan atau pengetahuan yang berbau ilmiah, makanya kalau sudah sekolah tinggi-tinggi jangan sampai berpikir seperti kakek buyut kita berpikir memandang dunia. Contohnya, masak ada sarjana teknik percaya kalau gerhana bulan itu terjadi karena bulan sedang dicaplok sama buto ijo. Atau masak ada sarjana ekonomi yang percaya kalau ada bulu mata yang jatuh di pipi itu berarti ada orang yang sedang kangen sama kita. <span id="more-399"></span>Hayooooo….langsung pada nyari cermin buat ngaca ya???beihh, ya udah gapapa.. tapi dilanjutin bacanya ya… jangan lupa, kalau memang ada bulu mata yang jatuh buruan ditaruh di atas kepala, orang-orang tua bilang biar bisa cepet ketemu sama yang ngangenin. Cieeehhh….. seluloid…. Pernah juga dulu waktu zamannya pak SBY berkampanye, ada seorang teman ngirim SMS yang isinya kurang lebih seperti ini, “dukung SBY jadi presiden! Kirim SMS ini ke 10 teman kamu dan kamu akan dapat pulsa 100 ribu gratis. Saya sudah membuktikannya”. Kalau gak salah ingat kira-kira seperti itu. Yang ngirim SMS seperti itu ke saya lebih dari 1 orang, dan yang bikin ketiak saya tergelitik bukan karena lebatnya bulu yang tumbuh subur, tapi karena yang ngirim SMS itu adalah sarjana. Meski gak berbau klenik, tapi aneh aja kok ya ada sarjana yang percaya isi SMS kayak gitu. Mohon maaf mas mbak kalau ada yang merasa tersindir. Jadi, seperti kata guru saya, kalau sudah jadi orang pintar, jangan kembali jadi kurang pintar lagi.</p>
<p>Yang dimaksud orang pintar oleh guru fisika saya tentu saja orang yang menguasai ilmu pengetahuan atau gampangannya orang yang sekolah formalnya tinggi. Wong pinter atau orang pintar juga sering kita persepsikan juga sebagai orang yang ahli dalam bidang supranatural atau metafisika. Sebagian dari kita mungkin berpendapat, mereka adalah orang yang cuma ngerti dunia ghaib atau magic, tapi kalau soal pengetahuan ilmu eksak, mereka bukan apa-apa. Mungkin itu benar, saya juga sependapat. Tapi apa iya memang ada hal-hal yang dinamakan magic? Menurut saya yang namanya magic itu gak ada. Sesuatu disebut magic atau ghaib karena sampai saat ini belum ada teori dalam ilmu eksak yang menjelaskan tentang itu. Dan kalaupun ada teorinya, mungkin belum bisa dijangkau oleh indera manusia. Misalnya bagaimana sebuah paku bisa masuk ke dalam perut seseorang, kita menyebutnya orang itu kena santet atau tenung. Dan orang menganggap hal semacam itu adalah magic. Saya bilang, itu bukan magic, ghaib, sihir atau apalah istilahnya. Itu adalah ilmiah, cuma kita aja yang belum dong teorinya dan belum bisa dicerna oleh panca indera. Bayangkan lagi kalau misalnya kita pergi naik kapal terbang menuju zaman wangsa syailendra. Manusia yang hidup di zaman itu pasti akan menganggap kita ini sakti dan berasal dari dimensi lain, dan kapal terbang yang kita tumpangi pasti dianggap sebagai ‘unidentified flying object’. Tapi itu semua bukan magic. Sebuah kapal yang bisa terbang di udara dan bukannya berjalan di permukaan laut, itu bukan magic. Break dulu yaa…ngomongin soal laut, ada seorang teman dari singaraja yang nitip ngasih tebakan, kenapa ikan di laut gak bisa habis meski setiap hari dieksploitasi habis-habisan? Yang pasti bukan magic. Kata teman saya karena di laut gak ada kucing, coba kalau di laut ada kucing, jangan harap besok bisa makan kucing bakar, ehh…maksudnya gurami bakar.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="/wp-content/uploads/2010/04/kucing-laut.jpg" width="250" height="247" alt="guru ketok magic" title="guru ketok magic"/></p>
<p>Kembali lagi ke topik. Orang-orang yang pintar dalam tanda kutip itu menguasai ilmu praktisnya, tapi gak dong teorinya. Kebalikan dari orang-orang pintar tanpa tanda kutip, mereka ini menguasai teorinya, tapi prakteknya masih kalah jauh sama orang-orang pintar dengan tanda kutip. Saya membayangkan bagaimana seandainya dilakukan semacam pertukaran pelajar, orang-orang pintar (baca: dukun) dari Indonesia dikirim ke oksprot (baca: oxford) university untuk belajar teori-teori ilmu fisika. Sedangkan fisikawan hebat seperti Stephen hawking dkk dikirim ke Indonesia untuk mempelajari ilmu kanuragan di padepokan minak jinggo di pedalaman banyuwangi. Dan ketika saatnya mereka lulus, dilakukanlah kolaborasi untuk memecahkan hal-hal yang selama ini dianggap magic. Barangkali saja mereka bisa menciptakan sebuah mesin waktu yang bisa menjelajahi masa lalu dan juga masa depan. Dan seandainya saya mendapat kesempatan untuk mencoba mesin waktu itu, ada satu dimensi ruang dan waktu yang ingin saya tuju, yaitu satu hari ketika saya masih berumur 5 tahun dan masih duduk di bangku TK, lebih tepatnya di TK Diana yang beralamat di jalan wonorejo I Surabaya. Di TK itu, dulu saya punya teman sebangku perempuan yang bernama sari. Saya gak tahu nama lengkapnya, gak tahu dia tinggal di mana, gak tahu nama bapak ibunya dan gak tahu nama fb-nya. Dan kalau ada kesempatan itu, saya ingin mengunjungi dia lagi. Saya cuma ingin dia tahu kalau saya sering merindukannya. Dan semoga kerinduan saya gak membuat bulu matanya berjatuhan di pipi.</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/genuine/" title="GENUINE">GENUINE</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/logo-google-menyambut-kemerdekaan-ri-ke-65/" title="Logo Google menyambut kemerdekaan RI ke 65">Logo Google menyambut kemerdekaan RI ke 65</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/orang-cacat-bukan-dagangan/" title="Orang cacat bukan dagangan">Orang cacat bukan dagangan</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/plugin-wordpress-yang-made-in-indonesia/" title="Plugin Wordpress yang made in Indonesia">Plugin Wordpress yang made in Indonesia</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/jangan-selamatkan-bumi/" title="Jangan selamatkan bumi!">Jangan selamatkan bumi!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/03/postingan-gak-jelas-lagi/" title="Postingan gak jelas lagi">Postingan gak jelas lagi</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/04/guru-ketok-magic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Postingan gak jelas lagi</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/03/postingan-gak-jelas-lagi/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/03/postingan-gak-jelas-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 19:54:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale bengong]]></category>
		<category><![CDATA[cicak]]></category>
		<category><![CDATA[dialog]]></category>
		<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[Sudah hampir jam tiga, di-shut down dulu imajinasinya, mencoba tidur lagi, barangkali sudah bisa. Dengan iringan 'recuerdos de la alhambra' semoga bisa membantu. Dan juga, buat cicak yang bisa baca tulisan ini, tolong di-forward atau di-sharing ke semua saudara sebangsa dan seplafonnya yang tersebar di seluruh penjuru dunia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2009/09/bertemu-malaikat2-300x221.jpg" width="300" height="221" alt="postingan gak jelas lagi" title="postingan gak jelas lagi"/></p>
<p>Ya ampun&#8230;udah jam dua dini hari belum juga bisa tidur, tahu-tahu ada yang jatuh di kasur dari atas. Setelah menyalakan lampu dan aku perhatikan, ternyata tai cicak.  <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/poop.png' alt='Poop' title='Poop' class='tse-smiley' /> </p>
<p>&#8220;sialan lo cak!!!!&#8221;  <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/really-pissed.png' alt='Really Pissed' title='Really Pissed' class='tse-smiley' /><br />
&#8220;ehh belum tidur lo&#8230;kirain dah tidur&#8221;, si cicak malah ketawa kegirangan. &#8220;tau gitu gua jatuhin aja di muka lo&#8230;.&#8221;<br />
&#8220;coba aja kalo berani. gua gak bisa tidur ni&#8230;.&#8221;<br />
&#8220;kenapa? adakah kegusaran di pikiranmu yang mengganggu?&#8221;<br />
&#8220;gak ada cak. gak tau&#8230;gak bisa tidur aja&#8221;<br />
&#8220;gua kasih tebakan gimana?&#8221;<br />
&#8220;apaan?&#8221;<br />
&#8220;sapi apa yang bisa nulis hayo?&#8221;<br />
&#8220;apaan?&#8221;<br />
&#8220;pikir dulu nak e&#8230;.&#8221;<br />
&#8220;males&#8230;lo pikir aja sendiri&#8230;&#8221;<br />
&#8220;sapidol tau&#8230;terus sapi apa yang jago manjat en bergelayutan?&#8221;<br />
&#8220;apaan?&#8221;<br />
&#8220;sapiderman&#8230;.hahaha hhihihi huhuhu&#8230;&#8221;<br />
&#8220;diem lo!!! berisik!&#8221;<br />
&#8220;kalo sapi yang bau apaan hayo??&#8221;<br />
&#8220;semua sapi bau kale&#8230;.&#8221;<br />
&#8220;o iya ya&#8230;..padahal gua mau ngasih jawaban sapiteng. kalo gitu ganti ini, sapi apa yang suka nge-band?&#8221;<br />
&#8220;kalo yang ini gua tau&#8230;sapierman is dead, iya tho?&#8221;<br />
&#8220;kok tau sih lo???udah pernah ya?&#8221;<br />
&#8220;ya taulah jreng&#8230;.dialog lo kan gua yang ngarang jadi dah ada di pala gua&#8230;..dasar cicak loo&#8221;<br />
&#8220;dasar manusia!!&#8221;<br />
&#8220;dasar cicak lo&#8230;suka beol sembarangan&#8221;<br />
&#8220;ahh&#8230; lo juga suka ngupil sembarangan&#8221;<br />
&#8220;ehh gua kalo ngupil gak pernah sembarangan&#8230;&#8230;cuma buang upilnya aja yang sembarangan&#8221;<br />
&#8220;yaa&#8230;.itu malah lebih parah. gua cabut dulu ya, bini gua dah miskol&#8230;..&#8221;<span id="more-391"></span></p>
<p>Si cicak mau beranjak pergi meninggalkan daku sendiri. &#8220;ehhh tunggu cak&#8230;..gua mau tanya ma lo. gua penasaran nee&#8230;.lo tau lagu ini gak? cicak cicak di dinding diam diam merayap, datang seekor nyamuk haappp lalu ditangkap <small>[megending mode: ON]</small>&#8221;<br />
&#8220;dari teka gua dah hapal lagu itu. emang kenapa?&#8221;<br />
&#8220;gua penasaran sebenernya siapa yang nangkap siapa? cicak yang nangkap nyamuk ato nyamuk yang menangkap cicak?&#8221;<br />
&#8220;lo tanya aja ma yang bikin lagu!!! lagian liriknya sekarang dah direvisi.&#8221;<br />
&#8220;ganti gimana?&#8221;<br />
&#8220;cicak cicak di dinding diam diam merayap, datang seekor buaya loohh lalu diperiksa.&#8221;<br />
&#8220;ah basi&#8230;.sekarang topiknya dah ganti terongisme&#8221;<br />
&#8220;biar aja&#8230;yuuk mariii&#8230;..&#8221;</p>
<p>Si cicak mau beranjak lagi pergi lagi meninggalkan lagi daku sendiri lagi. &#8220;ehhh tunggu cak&#8230;.tolong bilangin ke bini lo, anak-anak lo, ponakan lo, sodara lo, tetangga lo, anak-anak lo, paman lo, bokap lo, pokoknya siapa aja yang ngerasa punya nama latin cosymbotus platyurus, jangan suka beol sembarangan yaa, apalagi di atas kasur&#8230;gua benci banget. juga jangan suka maen-maen ke dalam speaker gua, terutama buat anak-anak lo.&#8221;</p>
<p>&#8220;kok lo nyebutin anak-anak gua lebih dari sekali?&#8221;<br />
&#8220;masak sih?? ya udah, itu berarti anak-anak lo yang paling nyebelin diantara keluarga lo&#8230;&#8221;</p>
<p><img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/clock.png' alt='Clock' title='Clock' class='tse-smiley' />  Sudah hampir jam tiga, di-shut down dulu imajinasinya, mencoba tidur lagi, barangkali sudah bisa. Dengan iringan &#8216;recuerdos de la alhambra&#8217; semoga bisa membantu. Dan juga, buat cicak yang bisa baca tulisan ini, tolong di-forward atau di-sharing ke semua saudara sebangsa dan seplafonnya yang tersebar di seluruh penjuru dunia. yuk mariii&#8230;.</p>
<p>[<em>Tulisan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan postingan terdahulu yang berjudul "<a href="http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/" title="postingan nggak jelas blas">Postingan nggak jelas blas</a>". Jadi anda tidak perlu membaca postingan itu. Tapi kalau anda memaksa juga tidak ada yang melarang. Cuma kebetulan saja isinya sama-sama nggak jelas. Jadi daripada anda ikut-ikutan nggak jelas, si cicak menyarankan anda untuk tidak membacanya. Segala akibat yang ditimbulkan setelah anda membaca tulisan ini, semua di luar tanggung jawab cicak.</em>]</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/bakteri/" title="Bakteri">Bakteri</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/" title="Bertemu Malaikat (bag 2)">Bertemu Malaikat (bag 2)</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/logo-google-menyambut-kemerdekaan-ri-ke-65/" title="Logo Google menyambut kemerdekaan RI ke 65">Logo Google menyambut kemerdekaan RI ke 65</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/orang-cacat-bukan-dagangan/" title="Orang cacat bukan dagangan">Orang cacat bukan dagangan</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/genuine/" title="GENUINE">GENUINE</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/jangan-selamatkan-bumi/" title="Jangan selamatkan bumi!">Jangan selamatkan bumi!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/guru-ketok-magic/" title="Guru ketok magic">Guru ketok magic</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/03/postingan-gak-jelas-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bakteri</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/02/bakteri/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/02/bakteri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 06:38:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[dialog]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Semoga umat manusia bisa mencapai tingkat kesadaran yang tertinggi, dimana setiap orang hidup dalam kesatuan dan harmonis dengan Ilahi, tidak akan ada kebutuhan akan pemerintahan yang merupakan ego bangsa untuk mengatur orang melalui berbagai minat dan kebutuhan yang berbenturan. Semoga umat manusia kelak akan hidup dalam kebebasan, kesenangan dan perdamaian sejati, seperti yang diramalkan Carl Johan Calleman.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">
<img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/32/EscherichiaColi_NIAID.jpg" style="border:5px solid #e4eff8;" width="300" height="252" alt="Bakteri" title="Bakteri"/></p>
<p>Konon, dahulu ketika pertama kali tuhan menciptakan manusia, beberapa bagian tubuh manusia saling beradu argumen mengenai siapa yang berhak menjadi pemimpin mereka. Masing-masing anggota tubuh saling menonjolkan fungsinya bagi manusia dan mengorek-ngorek kelemahan anggota tubuh yang lain. Nyaris manusia yang sudah diciptakan tersebut mengalami kelumpuhan karena masing-masing anggota tubuh saling berdebat dan melupakan tugasnya.</p>
<p>&#8220;Akulah yang seharusnya menjadi pemimpin kalian, karena fungsiku sangat vital bagi manusia. Manusia tidak dapat berpikir kalau aku tidak ada, dan bukankah proses berpikir itu yang membedakan manusia dengan makhluk yang lain, seperti kata bung Descartes kelak, <em>cogito ergo sum</em>.&#8221;, kata otak berapi-api membanggakan fungsinya.<br />
Mulut tidak mau kalah dan menimpali, &#8220;Memangnya kamu bisa berpikir kalau kamu tidak mendapat suplai nutrisi. Kalian juga sama semua. Memangnya kalian bisa bekerja tanpa adanya nutrisi. Dan harus kalian ketahui, semua makanan yang mengandung nutrisi bagi kalian terlebih dahulu harus masuk melalui aku, atas ijinku. Kalau aku tidak mau menelan makanan sama sekali, apakah kalian bisa bekerja?&#8221;<br />
&#8220;Eit, tunggu dulu, bung!&#8221;, hidung bergaya sok menengahi. &#8220;Apakah kalian lupa pentingnya oksigen bagi manusia. Manusia yang kita domplengi ini akan mati kalau tidak mendapat kadar oksigen yang cukup. Aku bisa saja ngambek dan mengunci lubangku rapat-rapat. Kalau sudah begitu, manusia ini akan mati kehabisan napas.&#8221;<br />
&#8220;Siapa bilang, aku juga bisa memasukkan oksigen. Coba saja tutup lubangmu!&#8221;, kata mulut sambil mempraktekkan pernapasan lewat mulut. <span id="more-383"></span></p>
<p>Hidung pun terdiam, sambil memikirkan fungsinya yang lain bagi manusia. Sementara yang lain juga sudah bersiap untuk melancarkan argumennya masing-masing.<br />
&#8220;Tenang, teman-teman. Lihat aku! Aku tak pernah menyombongkan sumbangsihku kepada manusia. Padahal peranku vital sekali bagi manusia. Aku adalah saluran terakhir bagi segala proses metabolisme manusia. Meskipun aku tidak kelihatan dari luar, tetapi sistem ekskresi tidak akan berjalan tanpa adanya diriku. Coba bayangkan kalau limbah yang kalian hasilkan itu tertimbun di dalam tubuh manusia selama berhari-hari. Kalian akan teracuni dan tidak bisa bekerja dengan benar. Selain itu, biosfir secara keseluruhan akan ikut terganggu, karena jasad-jasad renik pengurai yang mengambil makanan dari kotoran akan kehilangan perannya.&#8221;.<br />
Lubang rektum mulai mendapat angin. Bagian tubuh yang lain pun mulai kelihatan gerah dan harus berpikir ekstra agar bisa mengimbangi.<br />
&#8220;Tapi ingat, tum!&#8221;, kaki mulai ikut-ikutan. &#8220;Memangnya selama ini siapa yang bersedia memikul dirimu kalau bukan aku. Dan siapa pula yang ikut-ikutan repot kalau kamu sedang bekerja kalau bukan aku. Aku memposisikan diri sedemikian rupa sehingga kamu bisa melaksanakan tanggung jawabmu. Kalau aku tidak mau menekuk diri, memangnya bisa keluar kotoran yang kamu bangga-banggakan itu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Eh, ngomong-ngomong soal sistem pembuangan, sebenarnya yang paling capek pada saat proses pembuangan berlangsung itu aku.&#8221;, perut mulai mendapat ide dan melontarkan argumennya sambil memamerkan pusarnya.<br />
&#8220;Perhatikan saja! Selama proses pembuangan berlangsung, aku harus melakukan kontraksi sekuat-kuatnya. Aku harus menekan tubuhku kuat-kuat supaya kotoran yang berada di dalam bisa keluar. Intinya aku harus menciptakan ketegangan. Seperti yang kelak akan diucapkan oleh Alexander Dumas, kedamaian atau ketenangan akan dicapai jika terdapat ketegangan-ketegangan yang terkontrol. Seperti dawai gitar, ketegangannya harus bisa dikendalikan secara pas agar bisa menciptakan nada yang stem. Terlalu kendor, nada bisa sumbang, apalagi kalau terlalu kencang, dawai bisa putus dan terjadi chaos. Dan yang lebih penting lagi, kelak calon anak-anak manusia ketika masih berada di dalam ovarium dan masih mengandalkan induknya untuk mendapat suplai nutrisi akan memanfaatkan pusarku sebagai penghubung langsung dengan induknya. Bisakah calon-calon manusia itu tetap hidup tanpa adanya tali pusar?&#8221;, perut menutup argumennya dengan retorika.</p>
<p>Bagian tubuh yang lain pun tak mau kalah dan menyatakan pendapatnya dengan menggebu-gebu. Setiap bagian tubuh menjabarkan kelebihannya masing-masing dan mencari-cari kelemahan bagian tubuh yang lain.<br />
Perdebatan itu terus berlangsung dan mungkin takkan ada habisnya. Bahkan sampai beribu-ribu keturunan dari generasi manusia pertama, perdebatan itu masih berlanjut dan belum menghasilkan titik temu. Yang lebih bahkan lagi, perdebatan itu mulai menjalar ke manusia itu sendiri sebagai satu kesatuan. Setiap manusia sibuk mencari cara-cara untuk menguasai manusia yang lain dan melupakan tugas pokoknya sebagai manusia. Setiap manusia berusaha mencari taktik jitu agar bisa menjadi pemimpin atas manusia yang lain, sampai ras manusia itu sendiri mendapat gelar “<em>homo homini lupus</em>”.</p>
<p>Sementara kebanyakan manusia dipenuhi ambisi untuk menguasai manusia lain, ada segelintir manusia yang sama sekali tidak tertarik untuk terjun ke arena itu. Dan seringkali segelintir manusia itu dianggap sebagai elemen masyarakat tidak penting yang harus dibasmi karena dianggap tidak memiliki optimisme dalam menjalani hidup, dianggap tidak memiliki kontribusi dalam kehidupan bernegara, seperti nyamuk yang harus di-fogging tanpa permisi. Tukang becak dan ojek yang berbaris rapi mangkal di sudut pengkolan, PKL (bukan Pejuang Kaki Lima) yang selalu jadi kambing hitam keruwetan lalu lintas dan tata ruang kota, gepeng yang bergerilya di traffic light, di dekat baliho besar bertuliskan “KEPADA PENGGUNA JALAN MOHON UNTUK TIDAK MEMBERIKAN UANG KEPADA PENGEMIS”, atau nenek minah yang dipenjara hanya karena telah mengambil 3 biji kakao. Dan masih banyak lagi manusia-manusia yang menjadi korban penyalahgunaan kutipan “leadership is action, not position”. Mentang-mentang harus ada aksi, yang kecil tak berdaya dan tak bisa mendatangkan keuntungan bagi kepemimpinannya harus dipaksa minggir. Mereka adalah bakteri, <em>Escherichia coli</em> yang ngendon di kolon manusia yang mendapat makanan dari sisa-sisa organ lain. Keberadaan dan perannya seringkali diabaikan, meski sebenarnya kontribusinya cukup besar. Seseorang mungkin berdalih, mereka adalah korban dari teori seleksi alam-nya Darwin. Bukan, mereka adalah korban dari teori dalam ilmu psikologi yang mengatakan, “manusia cenderung menjalin hubungan dengan manusia lain yang menurut dia bisa mendatangkan manfaat bagi dirinya”. Mereka adalah korban dari pemimpin yang tidak memahami bahwa “leadership is an opportunity to serve, it is not a trumpet call to self-importance”. Mereka adalah korban dari kerakusan manusia seperti yang digambarkan dengan gamblang oleh James Cameron di film “Avatar”.</p>
<p>Semoga umat manusia bisa mencapai tingkat kesadaran yang tertinggi, dimana setiap orang hidup dalam kesatuan dan harmonis dengan Ilahi, tidak akan ada kebutuhan akan pemerintahan yang merupakan ego bangsa untuk mengatur orang melalui berbagai minat dan kebutuhan yang berbenturan. Semoga umat manusia kelak akan hidup dalam kebebasan, kesenangan dan perdamaian sejati, seperti yang diramalkan Carl Johan Calleman.</p>
<p>[tulisan ini pernah dimuat di <a href="http://www.pengkolan.net" target="_blank">pengkolan</a>, tapi ada revisi sedikit]</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/03/postingan-gak-jelas-lagi/" title="Postingan gak jelas lagi">Postingan gak jelas lagi</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/" title="Kaset, riwayatmu kini">Kaset, riwayatmu kini</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/" title="Bertemu Malaikat (bag 2)">Bertemu Malaikat (bag 2)</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="Bertemu Malaikat?">Bertemu Malaikat?</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/metamorfosis-cinta/" title="Metamorfosis cinta">Metamorfosis cinta</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/agape/" title="Agape">Agape</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/orang-cacat-bukan-dagangan/" title="Orang cacat bukan dagangan">Orang cacat bukan dagangan</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/jejak-kaki-tuhan/" title="Jejak kaki Tuhan">Jejak kaki Tuhan</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/02/bakteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesian please!</title>
		<link>http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 16:45:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa jawa]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=373</guid>
		<description><![CDATA[Saya jadi berimajinasi, pada waktu bule yang tadi bertanya ke SC dalam bahasa inggris, tiba-tiba si SC menjawab dengan lantang, "indonesian please!!! if you don't, get the fuck out of here!"]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di suatu hari, saya pernah mampir ke sebuah apotek di daerah kerobokan badung bali. Setelah saya masuk ke dalam, ternyata di situ ada pembeli yang sedang dilayani sama SC-nya. Saya pun menunggu di ruang tunggu yang kursinya empuk sambil baca koran. Tidak lama, seorang bule cowok muda masuk dan bertanya ke SC dalam bahasa inggris. Karena SC kurang ngeh berbahasa inggris, dia pun memanggil temannya yang ada di dalam. Temannya yang ternyata apoteker dan ngeh bahasa inggris ini akhirnya keluar dan melayani si bule dalam bahasa inggris. Sekitar 5 menit, keperluan si bule pun selesai dan dia pun keluar. </p>
<p>Sambil pura-pura membaca koran, pikiran saya bertanya-tanya, orang indonesia kalau sowan atau hijrah ke luar negeri harus berbahasa inggris ketika berkomunikasi dengan orang sana. Itu bisa dimaklumi, karena orang indonesia di sana statusnya adalah pendatang dan minoritas, jadi mau nggak mau harus menyesuaikan diri. Sedangkan kalau orang bule yang travelling ke indonesia, mereka tetap saja maksa berbahasa inggris kalau berinteraksi dengan orang pribumi. Harusnya mereka berbahasa indonesia donk&#8230;..mereka kan tamu di sini, syukur-syukur kalau mereka bisa berbahasa bali. Sama seperti saya sebagai orang jawa yang merantau ke bali. Kan nggak mungkin kalau saya berinteraksi dengan orang bali menggunakan <a href="http://manikarum.com/2009/07/dari-inggris-ke-jawa/" title="Dari inggris ke jawa">bahasa jawa</a>. <span id="more-373"></span></p>
<p>Seseorang pasti berdalih, bahasa inggris kan bahasa universal yang sudah diterima oleh penduduk bumi sebagai bahasa internasional. Karena agak merepotkan kalau setiap negara memaksakan bahasanya sendiri-sendiri ketika berinteraksi dengan negara yang berbeda bahasa. Seperti bahasa indonesia yang menjadi bahasa nasional di indonesia, bahasa nasional itulah yang dipakai ketika ada orang jawa berinteraksi dengan orang bali. Di indonesia, itulah bahasa pemersatu seluruh suku yang ada di nusantara. Bahasa inggris mungkin juga diakui sebagai bahasa pemersatu seluruh penduduk bumi. Tapi kenapa harus bahasa inggris? Menurut wikipedia, sebagian besar populasi manusia berdiam di benua asia (61%), sisanya berada di Amerika (14%), Afrika (13%), Eropa (12%), dan hanya 0.3% di Australia. Seharusnya ya bahasa mayoritas di asia itu yang ditetapkan sebagai bahasa universal, yang penggunanya lebih banyak. Kalau bahasa inggris jadi bahasa internasional, enak donk bayi-bayi yang lahir di negara yang berbahasa inggris, tidak perlu belajar lagi, sebab dari kecil sudah dididik berbahasa inggris. Lha kita-kita ini yang dari kecil dibesarkan dengan bahasa indonesia atau malah bahasa daerah, harus belajar lagi ngomong inggris biar bisa berkomunikasi dengan orang luar. Tapi biar bagaimana, siapa yang menguasai teknologi, dialah yang lebih punya kesempatan menguasai dunia. Mungkin karena itulah bahasa inggris bisa semena-mena jadi bahasa internasional. </p>
<p>Saya jadi berimajinasi, pada waktu bule yang tadi bertanya ke SC dalam bahasa inggris, tiba-tiba si SC menjawab dengan lantang, &#8220;<strong>speak in indonesian please!!! if you don&#8217;t, get the fuck out of here!</strong>&#8221;</p>
<p>Ada lagi fakta yang cukup menarik yang saya baca di <a href="http://en.blog.wordpress.com/2009/12/08/november-wrap-up-3/" target="blank" title="November Wrap-Up">November Wrap-Up</a>, per bulan november 2009, ternyata bahasa indonesia menempati urutan ketiga sebagai bahasa terbanyak pembangun blog di wordpress.com (tidak termasuk bahasa inggris), yaitu sebanyak 4,5% di bawah bahasa spanyol (7,6%) dan portugis (4.6%).</p>
<p><img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/bendera.png' alt='Bendera' title='Bendera' class='tse-smiley' /> </p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/" title="Postingan nggak jelas blas">Postingan nggak jelas blas</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="Bertemu Malaikat?">Bertemu Malaikat?</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/genuine/" title="GENUINE">GENUINE</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/04/guru-ketok-magic/" title="Guru ketok magic">Guru ketok magic</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/the-end/" title="The end">The end</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/putus-cinta/" title="Putus cinta&#8230;">Putus cinta&#8230;</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/" title="Kaset, riwayatmu kini">Kaset, riwayatmu kini</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/" title="Bertemu Malaikat (bag 2)">Bertemu Malaikat (bag 2)</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Postingan nggak jelas blas</title>
		<link>http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 12:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Kalo tak perhatiin lama-lama, penampilan blogku ini beneran ruwet karna banyaknya elemen yang parkir. Ibarat terminal, mungkin seperti terminal bayangan wonokromo ato jembatan merah. Memang tiap elemen parkirnya lumanyun rapi, tapi entah kok seperti berisik banget gak mau diem. Kayak terminal yang penuh bis ma angkot ngetem, klaksonnya bersahut-sahutan bak sayembara burung berkicau, ditambah lagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo tak perhatiin lama-lama, penampilan blogku ini beneran ruwet karna banyaknya elemen yang parkir. Ibarat terminal, mungkin seperti terminal bayangan wonokromo ato jembatan merah. Memang tiap elemen parkirnya lumanyun rapi, tapi entah kok seperti berisik banget gak mau diem. Kayak terminal yang penuh bis ma angkot ngetem, klaksonnya bersahut-sahutan bak sayembara burung berkicau, ditambah lagi teriakan kenek yang seolah makai megaphone volume penuh. Begitu juga tampilan blogku ini, tiap elemen seolah saling berteriak minta ditengokin sama pengunjung. Apalagi yang mengandung link, walaah amit-amit&#8230;.sampe rela kulitnya disemir full color, ada yang ijo ndomblong, kuning manyun, dan ada juga yang ungu janda. Suaranya pun nggak kalah kencangnya.</p>
<p>&#8220;mas, klik aku donk&#8230;&#8221;. yang lain menyahut, &#8220;jelek itu mas, mending kesini ae&#8221;. Ada yang bernyanyi sambil menirukan gaya almarhum bang ben, &#8220;dek, di sini aje dek&#8230;.&#8221;, yang nengokin pun menimpali &#8220;ogah ahhh&#8230;di sane aje&#8230;&#8221;. Ada juga yang bergaya genit menirukan ussy, &#8220;ku memang punya trik&#8230;buat kau klik&#8230;.dengan diriku&#8221;. Haduuhh&#8230;kok malah kayak pasar pandegiling di malam hari. &#8220;bukan bli, ini pasar kreneng&#8221;</p>
<p>Ahhh&#8230;jadi teringat kreneng, tempat yang hampir gak ada matinya di denpasar, kalo siang jadi terminal angkot plus pasar, kalo malam jadi pasar senggol plus angkot nangkring. Sekedar tau aja, kreneng ini merupakan titik kedua di denpasar setelah terminal ubung dimana aku menginjakkan kaki ketika pertama kali merantau ke denpasar. Aku juga masih ingat, ketika aku jalan di trotoar setelah keluar dari area kreneng, aku mau nanya jalan ke mbak mbak yang lagi lewat, &#8220;maaf mbak, numpang nanya.&#8221;. Si mbak cuma diam sambil terus berlalu, bahkan menoleh pun enggak. Pertanyaan intinya belum kusampaikan, tapi si mbak udah ngacir aja. Padahal pertanyaan yang mau kusampaikan sangat sederhana, &#8220;kalo mau ke jalan kapten japa lewat mana ya mbak?&#8221;. Udah, itu aja. Dan itu pertanyaan yang ikhlas, bukannya sok bertanya biar dapat kenalan. Apa jadinya kalo aku ngasih pertanyaan kayak gini, &#8220;mbak&#8230;<strong>maukah kau menghapus bekas bibirnya di bibirku dengan bibirmu?</strong> (<em>salah satu judul cerpen hamsad rangkuti</em>)&#8221; <span id="more-364"></span></p>
<p>Aku jadi bingung sendiri, lalu tanya ma diri sendiri, &#8220;apa aku ini tak kasat mata ya? ato gaya bahasaku yang kurang elegan ya? ato jangan-jangan aku ini terlalu ngguuuaaanteng, sampe si mbak silau dengan ke-ngguuuaaanteng-anku, saking silaunya sampe dia nggak bisa ngeliat aku? <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/cool.png' alt='Cool' title='Cool' class='tse-smiley' /> &#8220;. Harusnya aku sadari itu sedari dulu, dan bertanya ke mbak itu lewat puisi.</p>
<blockquote><p>puisi buram di kahyangan<br />
elok menjelma kala senyummu<br />
jarimu yang menjaring sapa<br />
tengokmu menyapu bianglala<br />
adalah kuntum yang kokoh di savana<br />
wahai si mbak nan anggun melenggang<br />
sudikah bibir itu bernada?<br />
sekedar menjawab tanya<br />
arah mana kiranya jalan kapten japa? <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/wink.png' alt='Wink' title='Wink' class='tse-smiley' /></p></blockquote>
<p>ciieeehhh&#8230;.seluloid! Itu dulu, sepuluh tahun yang lalu. Di tahun itu, masa-masa awal di bali aku lewati dengan susah payah. Tapi aku nggak sendiri, banyak juga teman-teman senasib yang juga harus melaluinya, bahkan ada seorang teman yang mencoretkan di dinding kamar rumah kontrakannya, <strong>&#8220;IBU TIRI TAK SEKEJAM BALI&#8221;</strong>. Dalam hati aku menimpali, &#8220;bukan bali yang kejam, dompet lo aja yang kurang pengertian&#8221;. Bukan cuma dompetmu kawan, dompetku juga sering banget kurang pengertian sampe aku bikin puisi ini</p>
<blockquote><p>di sini ada malaikat <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/angel.png' alt='Angel' title='Angel' class='tse-smiley' /><br />
di sana ada malaikat <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/angel.png' alt='Angel' title='Angel' class='tse-smiley' /><br />
di mana-mana ada malaikat <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/angel.png' alt='Angel' title='Angel' class='tse-smiley' /><br />
di mana tak ada malaikat?<br />
di dalam dompetku<br />
mungkin&#8230;<br />
habis&#8230;&#8230; <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/frown.png' alt='Frown' title='Frown' class='tse-smiley' /></p></blockquote>
<p>Tapi dompetku yang dulu lain sama yang sekarang. Dompetku 10 tahun yang lalu cuma berisi KTP, selembar kartu ATM, dan STNK motor. Saking tipisnya dompetku yang dulu sampe bisa dijadiin pembatas buku. Kalo sekarang ada tambahan SIM, kartu nama bikinan sendiri, NPWP yang bikinnya karna keterpaksaan, dan kartu jamsostek yang belum jelas manfaatnya. Tapi ada juga yang nggak berubah dari dompetku, yaitu nggak pernah ada foto rani julianti, ehh.. maksudku foto cewek narsis di dalamnya. Bukannya dendam karna pernah dicuekin sama si mbak yang lenggang kangkung di kreneng. Kalo si mbak kebetulan baca tulisan ini, &#8220;sing napi-napi mbok&#8230;.aku maklum kok mbak, mungkin mbak takut diapa-apain ma aku, soalnya di terminal kan rawan, apalagi buat seorang perawan. Di mana-mana banyak orang yang gak jelas, seperti tulisan ini, atau orang yang nulis ini.&#8221;. Tapi semoga yang baca tulisan ini sampe abis gak ikut-ikutan gak jelas.</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="Bertemu Malaikat?">Bertemu Malaikat?</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/" title="Bertemu Malaikat (bag 2)">Bertemu Malaikat (bag 2)</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/" title="Kaset, riwayatmu kini">Kaset, riwayatmu kini</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/10/karina/" title="Karina">Karina</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/lebaran-kali-ini-tidak-pulang/" title="Lebaran Kali Ini Tidak Pulang">Lebaran Kali Ini Tidak Pulang</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/08/sehat-itu-nikmat/" title="Sehat Itu Nikmat">Sehat Itu Nikmat</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/ganti-theme-lagi/" title="Ganti theme lagi">Ganti theme lagi</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaset, riwayatmu kini</title>
		<link>http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 15:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[angkasa luar]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[joe satriani]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[Cukup lama aku terlena oleh buaian empetri dan kroni-kroni digitalnya, sampai akhirnya aku tersadar, ternyata kini eksistensi kaset yang single fighter sudah sangat langka. Mulanya, seorang teman menanyakan di mana aku biasanya membeli kaset. Aku menyebutkan beberapa tempat di denpasar yang koleksi kasetnya lumayan banyak. Tapi temanku ternyata mengetahui tempat yang aku sebutkan, dan malah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cukup lama aku terlena oleh buaian empetri dan kroni-kroni digitalnya, sampai akhirnya aku tersadar, ternyata kini eksistensi kaset yang single fighter sudah sangat langka.</p>
<p>Mulanya, seorang teman menanyakan di mana aku biasanya membeli kaset. Aku menyebutkan beberapa tempat di denpasar yang koleksi kasetnya lumayan banyak. Tapi temanku ternyata mengetahui tempat yang aku sebutkan, dan malah ngasih tahu kalau tempat yang aku sebutkan tadi sudah nggak menyediakan kaset. Aku mengernyitkan dahi tanda kurang percaya. Dan keesokan harinya, langsung kutuju 3 tempat yang setahuku dulu menyediakan tempat buat kaset untuk mejeng. Dan ucapan temanku benar, bahkan salah dua dari toko kaset itu sudah tutup sama sekali. Kalau pantas aku menangis, mungkin aku sudah menangisi kepergianmu, kaset….</p>
<p>Tapi bukannya sama sekali menghilang, di beberapa toko kecil ternyata masih menjual kaset, meski bukan kaset hasil produksi major label nasional atau mancanegara, melainkan hasil produksi label lokal yang ada di <a href="http://www.62-361.com/" target="_blank" title="all about bali">bali</a>, yang hampir semua lagu-lagunya mebasa bali atau berbahasa bali. Aku masih ingat terakhir kalinya aku membeli kaset, yaitu album <a href="http://manikarum.com/2009/08/tears-in-the-rain/" title="Joe Satriani - Tears in The Rain">Joe Satriani</a> yang diberi judul ‘Is there love in space?’ bulan oktober tahun 2004. </p>
<p>Kalau iseng-iseng dipikir, judul album itu memang cukup menggambarkan kondisi kaset yang mulai tercampakkan. ‘Space’ atau angkasa luar, bisa dianalogikan sebagai kemajuan teknologi manusia yang sekarang ini memang sudah bisa menjangkau <a href="http://manikarum.com/2009/10/gambar-alam-semesta-yang-diintip-teleskop-hubble/" title="Gambar Alam Semesta yang Diintip Teleskop Hubble">angkasa luar</a>, meski baru se-upil (permisi ya…..aku mau ngupil dulu). Semakin maju teknologi kita untuk meracik audio dalam format digital, semakin kaset ditinggalkan, semakin pudar juga cinta kita terhadap hal-hal yang berbau analog. Seperti memudarnya cinta kita terhadap utusan Tuhan ketika nabi-nabi semu mulai bermunculan dengan ajaran digitalnya. Kita lebih suka menengok isi facebook, twitter, youtube dan sekutunya daripada kitab suci yang kita anggap udah nggak jaman dan nggak up to date. Dan Joe Satriani pun bertanya lewat albumnya, is there love in space?</p>
<p>Ooh…kaset, riwayatmu kini………</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="Bertemu Malaikat?">Bertemu Malaikat?</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/bakteri/" title="Bakteri">Bakteri</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/" title="Postingan nggak jelas blas">Postingan nggak jelas blas</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/" title="Bertemu Malaikat (bag 2)">Bertemu Malaikat (bag 2)</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/metamorfosis-cinta/" title="Metamorfosis cinta">Metamorfosis cinta</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/agape/" title="Agape">Agape</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/07/berburu-kehidupan-di-luar-angkasa/" title="8 tempat berpotensi untuk berburu kehidupan di luar angkasa">8 tempat berpotensi untuk berburu kehidupan di luar angkasa</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bertemu Malaikat (bag 2)</title>
		<link>http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 07:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[cicak]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari setelah saya menulis bertemu malaikat, seorang teman yang belum terlalu lama saya kenal datang berkunjung. Di satu momen teman saya bercerita tentang ustadz yusuf mansur yang secara tidak sengaja dia tonton di salah satu kanal TV. Di situ si ustadz ini bercerita tentang masa lalunya yang kelam. Ustadz pernah dipenjara sampai dua kali, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2009/09/bertemu-malaikat2-300x221.jpg" alt="bertemu-malaikat2" title="bertemu-malaikat2" width="300" height="221" class="alignleft size-medium wp-image-303" />
<p>Beberapa hari setelah saya menulis <a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="Bertemu Malaikat">bertemu malaikat</a>, seorang teman yang belum terlalu lama saya kenal datang berkunjung. Di satu momen teman saya bercerita tentang ustadz yusuf mansur yang secara tidak sengaja dia tonton di salah satu kanal TV. Di situ si ustadz ini bercerita tentang masa lalunya yang kelam. Ustadz pernah dipenjara sampai dua kali, dan ketika berada di penjara itulah dia mendapatkan pengalaman yang mungkin menjadi sebuah titik balik baginya. Suatu saat ketika ustadz merasa sangat lapar, dia mendapatkan sepotong roti. Sebelum disantapnya roti itu, ustadz melihat segerombolan semut berparade di lantai. Ustadz mengira kalau semut-semut itu pasti sangat kelaparan, sehingga roti itu pun tidak jadi dimakan dan malah ditaruh di lantai supaya semut-semut itu bisa mengganyangnya. Ustadz yang masih lapar ini telah memberikan rejekinya untuk makhluk yang derajatnya lebih rendah dari manusia, dan yang ustadz pikir mungkin lebih kelaparan daripada dirinya sendiri. Ternyata tidak lama setelah itu, seorang penjaga datang dan bertanya kepada ustadz, “udah makan belum lo?”. Ustadz pun menjawab belum. Penjaga tadi langsung menyodori ustadz dengan makanan yang nikmatnya mungkin melebihi nikmat dalam sepotong roti. Dan dari situ, pandangan sang ustadz tentang kehidupan mulai berubah.</p>
<p><span id="more-302"></span></p>
<p><a href="http://manikarum.com/about-2/" Tentang Manik Arum">Saya</a> sendiri tidak menonton acara di TV itu, tapi kira-kira seperti itulah yang diceritakan oleh teman saya yang notabene bukan seorang muslim. Pak adel di <a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="Bertemu Malaikat">tulisan saya sebelumnya</a> juga sempat menceritakan masa lalu ustadz yusuf mansur yang kelam.</p>
<p>Dan sepulang teman saya, saya yang memang suka berpikir jadi kepikiran lagi, “Mungkinkah malaikat menjelma menjadi binatang?”. Cicak yang nangkring di dinding kamar langsung menyahut, “Ya nggak mungkin laahh…binatang kan gak punya kehendak bebas. ngapain juga tuhan repot-repot ngutus malaikat menjelma jadi binatang. tinggal kasih memo, disuruh apa aja mau tu semut, lain ama lo…”.</p>
<p>“Oo iya yaa…kadang-kadang pinter juga lo cak”. Cicak menyambung lagi, “Jadi manusia itu repot, memiliki kehendak bebas yang luar biasa besar tanggung jawabnya. Dengan kehendak bebas, manusia bisa berkata ‘tidak’ kepada tuhan, dan dengan kehendak bebas pula manusia bisa berkata ‘ya’ kepada tuhan.” <a href="http://manikarum.com" title="Blog e Manik Arum">Saya</a> hanya manggut-manggut mendengarkan cicak berkicau. “Jangan manggut-manggut aja lo…kayak orang-orangan sawah aja. Nih ada sepenggal <a href="http://manikarum.com/category/petuah/" title="Kategori Petuah">petuah</a> bagus dari seorang sastrawan inggris, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/C._S._Lewis" target="_blank" title="C.S. Lewis di Wikipedia">C.S. Lewis</a>, <em><strong>free will is what made evil possible. why then did God give creatures free will? Because free will, though it made evil possible, is the only thing that made possible any love or goodness or joy worth having.</strong></em>”. “Busyet! Bisa ngoceh inggris juga lo cak… <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/bug-eyes.png' alt='Eek!' title='Eek!' class='tse-smiley' />”</p>
<p>Belum puas juga cicak yang satu ini berceramah. “Makanya kamu jangan bersikap baik ama atasan aja, ato calon mertua, ato warung sebelah yang sering lo ngutang. Kamu gak pernah nyangka kapan kamu bakalan ketemu malaikat. So, perlakukan orang lain dengan cara yang sama seperti kamu mengharapkan orang lain memperlakukanmu.”</p>
<p>Selesai berceramah, si cicak buang hajat di atas kasurku, warnanya hitam seperti bubur ketan hitam yang baru masak. Dalam hati dongkolnya bukan main, pingin banget nonjok mukanya. Sambil berlari menjauh, si cicak berteriak “awas lo… gak boleh marah, gue kan makhluk ciptaan tuhan juga.” <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/alien.png' alt='Alien' title='Alien' class='tse-smiley' /></p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="Bertemu Malaikat?">Bertemu Malaikat?</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/" title="Postingan nggak jelas blas">Postingan nggak jelas blas</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/03/postingan-gak-jelas-lagi/" title="Postingan gak jelas lagi">Postingan gak jelas lagi</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/03/dilempar-batu/" title="Dilempar batu sama malaikat">Dilempar batu sama malaikat</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/bakteri/" title="Bakteri">Bakteri</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/" title="Kaset, riwayatmu kini">Kaset, riwayatmu kini</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bertemu Malaikat?</title>
		<link>http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 13:27:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[keajaiban]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Seorang teman di facebook pernah menulis sebuah note berjudul “Keajaiban”. Saya yakin pengalaman teman saya ini tidak sependek note-nya. Dan dengan seijin yang punya note, di bawah ini saya sajikan note-nya tanpa melalui proses editting sama sekali. Nyaris terdampar lebih lama di Labuan Bajo Flores karena tiket di bandar udara Komodo habis sampe tgl 2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-298 alignleft" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="malaikat-spongebob" src="http://manikarum.com/wp-content/uploads/2009/09/malaikat-spongebob.jpg" alt="bertemu-malaikat" width="114" height="81" />Seorang teman di <a href="http://manikarum.com/2009/07/facebook-berubah/" title="Facebook Berubah">facebook</a> pernah menulis sebuah note berjudul “Keajaiban”. Saya yakin pengalaman teman saya ini tidak sependek note-nya. Dan dengan seijin yang punya note, di bawah ini saya sajikan note-nya tanpa melalui proses editting sama sekali.</p>
<blockquote><p>Nyaris terdampar lebih lama di Labuan Bajo Flores karena tiket di bandar udara Komodo habis sampe tgl 2 September, sementara cek di pelabuhan kapal tidak ada yang jalan. Kepasrahan adalah satu-satunya jalan untuk meredam semuanya padahal galau di hatiku tak bisa kusembunyikan karena hari itu sebenarnya harus segera tiba di denpasar.</p>
<p>Airmataku rasanya udah mau jatuh ketika tiba-tiba seorang kontributor salah satu TV swasta yang tidak pernah kenal sebelumnya mampu menawarkan solusi dan mampu menembus ke pimpinan bandara hanya untuk mendapatkan tiket agar aku bisa segera keluar dr pulau itu. Benar-benar suatu keajaiban yang tak pernah terlupakan dalam sejarah hidupku.</p>
<p>Bahkan sampe sekarang pun masih belum percaya klo udah tiba kembali di denpasar karena sebelumnya terbayang pasti awal september baru tiba&#8230;</p>
<p>Ternyata setelah ditelusuri tiket pesawat udah dibooking jauh-jauh hari oleh para turis yang mau ke pulau Komodo&#8230;</p>
<p>Tuhan ternyata Kau ulurkan tangan-Mu lewat dia. Terima kasih Tuhan,</p>
<p>Terima kasih Sahabatku, Lanjutkan karya dan perjuanganmu.</p></blockquote>
<p>Itulah pengalaman teman saya. Sekarang giliran saya. Saya juga punya pengalaman yang mungkin senada, meski tidak seseru dan sedramatis dengan cerita di atas.<span id="more-296"></span></p>
<p>Di suatu siang yang panas mengganas (sengaja pake majas hiperbola…biar waahh gitu… <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/smile.png' alt='Smile' title='Smile' class='tse-smiley' /> ), saya berkunjung ke sebuah toko obat kecil di Buduk yang berada di daerah sub-urban Badung <a href="http://www.62-361.com/" target="_blank" title="Seputar Bali">Bali</a>. Di situ, saya dilayani oleh seorang bapak (sebut saja pak adel) yang menurut perkiraan saya umurnya sekitar 50-55 tahun. Sebelumnya saya sering ke sana paling tidak dua minggu sekali, tapi selama sekian kali saya tidak pernah menjumpai pak adel, dan di akhir perjumpaan saya baru tahu kalau pak adel itu ternyata owner dari toko obat itu.</p>
<p>Karena saya tidak pernah bertemu beliau sebelumnya, di awal perjumpaan saya memperkenalkan diri sebagai ‘duta’ dari sebuah perusahaan farmasi. Pak adel menyambut ramah dan bersikap open-minded ketika proses interaksi antara saya dan beliau lebih didasari atas kepentingan saya yang ingin melaksanakan tugas. Setelah saya bicara panjang tambah lebar dikali dua sama dengan keliling, subjek pembicaraan sekarang beralih mengenai pribadi pak adel. Beliau bercerita banyak tentang pengalamannya semasa masih hidup di Jakarta dan setelah hijrah ke Denpasar. Sewaktu masih muda, beliau ternyata juga seorang detailer dan beberapa kali pindah perusahaan sebelumnya akhirnya hinggap di Denpasar dan membangun ‘kerajaan kecil’-nya sendiri. Meski usia sudah lanjut, tapi beliau ……(uppsss….penting ya ngomongin yang ini? Kayaknya nggak deeh…. <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/neutral.png' alt='Neutral' title='Neutral' class='tse-smiley' />).</p>
<p>Baiklah. Setelah beliau sedikit mem-biografi-kan dirinya, beliau kemudian bertanya pada saya apakah saya ini seorang pemeluk islam. Saya menjawab ya, setidaknya itu yang tertulis di KTP. Beliau bertanya lagi, “Kalau hari jum’at biasanya sholat jum’at di mana dik?”. Saya menjawab tidak tentu (maksudnya ya nggak tentu,….kadang sholat kadang enggak…). Beliau berkata lagi, “Sebentar dik, saya mau menawarkan sesuatu.”, setelah itu beliau masuk ke ruangan bagian dalam. Dalam hati saya berkata “#*&amp;@%$”, saya berkunjung ke sini mau menawarkan sesuatu, lha kok sekarang beliau yang berbalik menawarkan sesuatu pada saya. Saya menduga kalau beliau itu mau menawarkan bisnis sampingan semacam MLM, viral marketing atau mungkin asuransi.</p>
<p>Tidak sampai lama menunggu, pak adel keluar sambil membawa semacam bulletin yang dikemas seadanya. Bulletin yang terdiri dari 10 halaman itu ditunjukkan pada saya. Di sampul depannya, ada gambar ustadz yusuf mansur (dengan gaya yang itu-itu aja..pokoknya gak banget deh… <img src='http://manikarum.com/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/smile.png' alt='Smile' title='Smile' class='tse-smiley' />, &#8211; piss pak ustadz -). Di atas gambar, tertulis judul bulletin “NIKMATNYA SEDEKAH Bersama Ustadz Yusuf Mansur”. Saya mulai berimajinasi, “wah…jangan-jangan ustadz yusuf ni mau bikin perusahaan buat nyaingi manajemen qalbu-nya aa gym”. Saya berpikir untuk mencari alasan supaya bisa cepat menghindar dari situasi yang genting ini. Tapi sebelum saya mendapatkan alasan, pak adel mulai bicara. Beliau bercerita tentang sedekah, sejauh apa sedekah mempunyai kekuatan untuk mengubah hidup kita, sejauh apa sedekah bisa mengangkat hidup seseorang, bagaimana sedekah secara ajaib bekerja menyelesaikan masalah seseorang, bagaimana keinginan bisa mudah dicapai dengan bersedekah, dsb. Tidak terasa saya sudah mendengarkan ceramah pak adel sampai selesai. Dan dari semua yang diucapkan beliau, tidak sekalipun mengandung ajakan untuk daftar ini itu, ikut pertemuan ini itu, atau membeli ini itu. Beliau cuma mengajak untuk bersedekah, jangan ditunda. Saya sadar kalau saya ini sering menunda untuk bersedekah. Saya sering merasa penghasilan saya belum cukup untuk disedekahkan, sehingga menunggu penghasilannya naik dulu baru bersedekah. Setelah penghasilan naik, tetap saja selalu ada alasan untuk menunda, untuk bayar tagihan kk dulu atau bayar utang ke teman dulu, dan begitu terus.</p>
<p>Waktu itu saya tidak membaca semua isi bulletin. Saya cuma membaca halaman depan dan halaman paling belakang. Di halaman terakhir bulletin tersebut, tercantum nama penyusunnya. Saya sedikit kaget ketika membacanya, ternyata yang menyusun adalah pak adel sendiri. Untuk memastikan, saya bertanya langsung ke beliau, “ini yang bikin bapak sendiri?”. Pak adel membenarkan. Saya tanya lagi, “terus kenapa di covernya yang ditempel gambar yusuf mansur, apa hubungannya ma dia?”. “saya pinjam nama dan fotonya aja. kalau saya kasih gambar saya, orang-orang pasti banyak yang gak percaya. tapi saya banyak mengutip dari ceramah-ceramahnya dia di tv”. Ooo…</p>
<p>Akhirnya, saya merasa sudah terlalu lama berada di situ, padahal kerja saya belum selesai. Setelah saya berujar mau pamit, pak adel meminta saya untuk menyimpan bulletin tersebut dan berpesan untuk tidak menunda-nunda sedekah. Sudah, begitu saja. Titik.  Selama perjalanan, saya terus bertanya-tanya, “apa iya orang ini malaikat?”. Saya baru bertemu dan mengenal orang ini, tapi orang ini langsung mengajak saya untuk berbuat sesuatu yang menurut saya seharusnya disampaikan oleh orang tua, saudara, guru atau sahabat. Dan yang perlu dicatat, orang ini tidak mendapatkan keuntungan apapun dari apa yang sudah dia perbuat dan sampaikan pada saya.</p>
<p>Memang Tuhan selalu bekerja dengan cara yang sangat misterius, dan saya tidak tahu apakah pak adel ini malaikat kiriman Tuhan atau orang yang lagi serius latihan untuk mengikuti kontes dai kondang. Tapi kalau beliau ini memang malaikat, saya jadi teringat berapa banyak pengemis-pengemis yang pernah saya cueki, jangan-jangan salah satu diantara mereka adalah jelmaan malaikat.</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/" title="Postingan nggak jelas blas">Postingan nggak jelas blas</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/11/kaset-riwayatmu-kini/" title="Kaset, riwayatmu kini">Kaset, riwayatmu kini</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/" title="Bertemu Malaikat (bag 2)">Bertemu Malaikat (bag 2)</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/03/dilempar-batu/" title="Dilempar batu sama malaikat">Dilempar batu sama malaikat</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/02/bakteri/" title="Bakteri">Bakteri</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/10/karina/" title="Karina">Karina</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/lebaran-kali-ini-tidak-pulang/" title="Lebaran Kali Ini Tidak Pulang">Lebaran Kali Ini Tidak Pulang</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sehat Itu Nikmat</title>
		<link>http://manikarum.com/2009/08/sehat-itu-nikmat/</link>
		<comments>http://manikarum.com/2009/08/sehat-itu-nikmat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 08:31:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>manik arum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manikarum.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lewat masa 4 hari menjadi pesakitan, rasanya asing karena sudah lama tidak sakit. Selain itu juga janggal, tidak ada kunjungan dari teman, pacar, apalagi bingkisan buah. Atasan di kantor malah nyuruh masuk ke kantor, sekedar absen saja, setelah itu silahkan dilanjutkan sakitnya di rumah, (atau tepatnya di kamar kos-kosan). Itu dengan catatan, harus gak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lewat masa 4 hari menjadi pesakitan, rasanya asing karena sudah lama tidak sakit. Selain itu juga janggal, tidak ada kunjungan dari teman, pacar, apalagi bingkisan buah. Atasan di kantor malah nyuruh masuk ke kantor, sekedar absen saja, setelah itu silahkan dilanjutkan sakitnya di rumah, (atau tepatnya di kamar kos-kosan). Itu dengan catatan, harus gak punya rasa sungkan dengan orang-orang dari divisi tetangga. Sebagai orang melayu, ternyata susah ngilangin rasa sungkan. Jadinya setelah sampai di kantor, yang ada malah nunggu sampai menjelang jam makan siang datang, biar orang-orang kantor berkeliaran nyari makan siang dulu, baru aku cabut.<br />
Tapi sebenarnya agak malas juga kalau langsung pulang. Maklumlah&#8230;masih hidup sendiri. Di rumah, jabatanku selain jadi pasien, juga jadi perawat. Bahkan kadang-kadang sok berlagak jadi dokternya juga. Gak tahu sakitnya apa, ujug-ujug si pasien dikasih antibiotik, 2 macam lagi, amoksisilin sama ciprofloxacin. Gila ni dokter&#8230;antibiotik kan harusnya dipakai sebagai obat pendamping.<span id="more-217"></span><br />
&#8220;Terserah donk&#8230;yang jadi pasien kan diriku sendiri&#8221;, gaya betul ni dokter. Ehh&#8230;belum cukup. Kalau malam ditambah lagi dengan antihistamine, katanya biar enak tidurnya. &#8220;Manut aja dok&#8230;ngomong-ngomong dapat ilmu dari mana dok?&#8221;. Dokternya cuma bilang, &#8220;trial and error.&#8221;<br />
hahahaa&#8230;.kalau sudah gini aku jadi mikir, atau lebih tepatnya bertanya, &#8220;kapan ya aku nikah?&#8221; Pinginnya sama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Salma_Hayek" target="_blank">salma hayek</a>, tapi udah kebanyakan dicium sama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Antonio_Banderas" target="_blank">antonio banderas</a>. Sama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Charlize_Theron" target="_blank">charlize theron</a>? Wah,kayaknya dia susah ngilangin cinta pertamanya sama king kong. Kalau <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dian_sastro" target="_blank">dian sastro</a>? Waduh..bisa-bisa aku gak bisa ngopi gara-gara gelasnya dipecahin semua. Jadi??? Ya gak usah dipikir&#8230;<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aphrodite" target="_blank">aphrodite</a> belum pensiun kok.<br />
Kalau aku pikir-pikir lagi, kenapa ya ketika aku sehat, aku gak pernah mengucap syukur? Mengucap syukur kalau ada undangan makan-makan aja. Atau ketika ada teman yang lagi kesusahan he..he&#8230;(teman senang ikut senang, teman susah tambah senang. Ini joke yang sering dilontarkan sama teman kuliah yang dulu kuliah sambil nyambi jadi tukang tambal ban). Tapi kenapa ya gak pernah terbersit keinginan untuk mengucap syukur karena sudah diberi kesehatan? Kalau lagi sakit aja baru nyadar, betapa nikmat rasanya menjadi sehat. Untung masalah sehat dan sakit itu masalah duniawi, jadi ketika sudah sembuh dari sakit kita masih punya kesempatan untuk &#8216;bertobat&#8217; dan segera mengucap syukur karena sudah diberi sehat (meskipun ini sangat jarang terjadi). Bagaimana kalau masalah hidup dan mati? Apakah setelah mati kita masih punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan karena gak pernah mensyukuri arti hidup ketika kita masih hidup?</p>
<h2  class="related_post_title">Baca juga ya...</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://manikarum.com/2010/08/cita-cita-saya-ingin-jadi-pengemis/" title="Cita-cita saya ingin jadi pengemis">Cita-cita saya ingin jadi pengemis</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/01/indonesian-please/" title="Indonesian please!">Indonesian please!</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/12/postingan-nggak-jelas-blas/" title="Postingan nggak jelas blas">Postingan nggak jelas blas</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat-bag-2/" title="Bertemu Malaikat (bag 2)">Bertemu Malaikat (bag 2)</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2009/09/bertemu-malaikat/" title="Bertemu Malaikat?">Bertemu Malaikat?</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/1-tahun-nge-blog/" title="1 tahun nge-blog">1 tahun nge-blog</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/orang-cacat-bukan-dagangan/" title="Orang cacat bukan dagangan">Orang cacat bukan dagangan</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/06/ternyata-hitler-berbakat-indigo/" title="Ternyata hitler berbakat indigo">Ternyata hitler berbakat indigo</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/saya-gak-ada-rencana-jadi-gay/" title="Maaf mas…saya gak ada rencana jadi gay">Maaf mas…saya gak ada rencana jadi gay</a></li><li><a href="http://manikarum.com/2010/05/genuine/" title="GENUINE">GENUINE</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manikarum.com/2009/08/sehat-itu-nikmat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
